Timika, Papua Tengah, Kabartujuhsatu.news, Astamaops Kapolri, Komjen Pol. Dr. M. Fadil Imran, M.Si., melaksanakan kunjungan kerja ke Posko Operasi Damai Cartenz-2026 yang berada di Markas Komando (Mako) Batalyon B Pelopor Brimob, Timika, Papua Tengah, Selasa (14/7).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi, meningkatkan sinergi lintas satuan, sekaligus memberikan dukungan moril kepada personel yang bertugas menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.
Kedatangan Komjen Pol. Dr. M. Fadil Imran bersama rombongan disambut hangat dengan penampilan tarian adat Kamoro. Penyambutan tersebut menjadi simbol penghormatan kepada tamu sekaligus menggambarkan kekayaan budaya, kearifan lokal, dan keramahan masyarakat Papua yang terus menjadi bagian penting dalam membangun hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat.
Suasana penuh keakraban mewarnai penyambutan rombongan sebelum memasuki rangkaian agenda kunjungan kerja. Dalam kesempatan tersebut, Astamaops Kapolri bertemu dengan jajaran Operasi Damai Cartenz-2026 serta Polda Papua Tengah untuk membahas berbagai aspek pelaksanaan tugas di lapangan, termasuk penguatan koordinasi antarsatuan, evaluasi situasi keamanan, serta langkah-langkah strategis dalam menghadapi dinamika yang berkembang di wilayah Papua.
Kunjungan kerja ini juga menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2026. Melalui koordinasi yang baik, diharapkan setiap unsur yang terlibat mampu menjalankan tugas secara terpadu, efektif, dan responsif terhadap berbagai tantangan di lapangan.
Selain membahas aspek operasional, Astamaops Kapolri memberikan motivasi kepada seluruh personel yang bertugas agar senantiasa menjaga integritas, disiplin, serta mengedepankan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Pendekatan yang humanis dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu penekanan penting dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2026.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya diukur dari terpeliharanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dari kemampuan aparat dalam membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang baik, penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Operasi Damai Cartenz-2026 sendiri merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua dengan mengedepankan pendekatan yang komprehensif, kolaboratif, dan humanis. Dalam pelaksanaannya, seluruh personel diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai prosedur serta menjunjung tinggi prinsip profesionalitas dan akuntabilitas.
Melalui kunjungan kerja tersebut, diharapkan koordinasi antara Mabes Polri, Operasi Damai Cartenz-2026, dan Polda Papua Tengah semakin solid sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan secara optimal. Sinergi yang kuat antarunsur diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif, sekaligus memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Papua.
Kegiatan kunjungan kerja ditutup dengan sesi koordinasi internal serta peninjauan kesiapan Posko Operasi Damai Cartenz-2026 sebagai bagian dari komitmen Polri untuk terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua.
(Red)
