Ratusan Emak-Emak Geruduk Mapolres Soppeng, Ternyata Ikut Turnamen Joker Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Ratusan Emak-Emak Geruduk Mapolres Soppeng, Ternyata Ikut Turnamen Joker Sambut Hari Bhayangkara ke-80


Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Suasana berbeda terlihat di halaman dan aula Polres Soppeng pada Kamis (25/6/2026). Ratusan emak-emak bersama warga dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi kegiatan. Kehadiran mereka sempat menarik perhatian masyarakat karena jumlahnya yang cukup banyak, sehingga terkesan seperti sedang “menggeruduk” kantor polisi.

Namun, kedatangan para emak-emak tersebut bukan untuk melakukan aksi protes ataupun menyampaikan keluhan. Mereka justru datang untuk mengikuti dan menyaksikan Turnamen Joker yang digelar oleh Polres Soppeng dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

Turnamen yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati tersebut menjadi salah satu agenda yang paling diminati masyarakat. Antusiasme peserta terlihat sejak pendaftaran dibuka. Permainan Joker yang belakangan semakin populer di kalangan masyarakat Kabupaten Soppeng berhasil menarik minat berbagai kelompok usia, termasuk para ibu rumah tangga yang mendominasi sejumlah tim peserta.

Tingginya minat masyarakat membuat panitia harus membatasi jumlah peserta. Sebanyak 21 kelompok ditetapkan sebagai kuota resmi untuk mengikuti turnamen tersebut. Kebijakan ini diambil guna menyesuaikan kapasitas ruangan sekaligus memastikan seluruh pertandingan dapat berlangsung dengan tertib dan nyaman.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat positif dan menghibur.

Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya diisi dengan kegiatan formal, tetapi juga dapat dikemas dalam bentuk aktivitas yang mampu menghadirkan kebersamaan dan mempererat hubungan sosial antar warga.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang dapat dinikmati masyarakat. Semangat Hari Bhayangkara kami kemas dalam suasana santai, namun tetap memberikan manfaat dalam memperkuat hubungan baik antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Sejak pertandingan dimulai, suasana aula berlangsung meriah. Para peserta tampak serius menyusun strategi dan membaca jalannya permainan. Sorak sorai penonton yang memberikan dukungan kepada tim favorit mereka semakin menambah semangat para peserta yang bertanding.

Menariknya, sebagian besar penonton yang hadir merupakan keluarga dan rekan peserta. Mereka ikut meramaikan suasana sambil menjalin silaturahmi dengan warga lainnya. Tidak sedikit peserta yang mengaku senang karena dapat bertemu dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Soppeng.

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga dinilai mampu memperkuat nilai kebersamaan dan kekeluargaan. Dalam setiap pertandingan, peserta tidak hanya dituntut mengandalkan keberuntungan, tetapi juga kemampuan membaca situasi permainan dan menyusun strategi yang tepat.

Kehadiran Ratusan emak-emak dalam kegiatan tersebut menjadi warna tersendiri. Mereka tampak antusias mengikuti setiap jalannya pertandingan, bahkan beberapa di antaranya menjadi pusat perhatian karena semangat dan kekompakan yang ditunjukkan selama turnamen berlangsung.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Soppeng berharap berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dapat terus memperkuat kemitraan antara Polri dan warga. Dengan hubungan yang semakin harmonis, diharapkan tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, nyaman, serta kondusif di wilayah Kabupaten Soppeng.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kantor polisi tidak hanya identik dengan urusan penegakan hukum, tetapi juga dapat menjadi ruang interaksi sosial yang menghadirkan kebersamaan, hiburan, dan semangat persaudaraan bagi masyarakat.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates