Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Euforia menyambut gelaran Piala Dunia 2026 mulai terasa di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Soppeng. Salah satu titik yang menjadi pusat perhatian para pecinta sepak bola adalah Warkop Camidu yang berada di Jalan Kesatria, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata.
Menjelang kick off turnamen sepak bola terbesar di dunia yang mulai berlangsung pada 11 Juni 2026, Warkop Camidu mulai melakukan berbagai persiapan untuk menggelar nonton bareng (nobar) bagi para pengunjung dan penggemar sepak bola.
Suasana semarak terlihat dari sejumlah bendera negara peserta Piala Dunia yang mulai menghiasi kawasan warkop. Bendera-bendera tersebut tidak hanya dipasang di bagian dinding dan area dalam warkop, tetapi juga dibentangkan melintasi jalan raya di depan lokasi sehingga menarik perhatian warga yang melintas.
Selain bendera berukuran kecil yang dipasang berjajar, sejumlah bendera berukuran sedang juga terlihat berdiri tegak menggunakan tiang di sepanjang depan warkop. Dekorasi tersebut memberikan nuansa khas pesta sepak bola dunia yang hanya hadir setiap empat tahun sekali.
Pemilik dan pengunjung Warkop Camidu berharap suasana nobar nantinya dapat menjadi ajang silaturahmi sekaligus hiburan bagi masyarakat Soppeng yang memiliki kecintaan terhadap sepak bola internasional.
Pada Rabu malam (10/6/2026), suasana hangat terlihat ketika sejumlah pengunjung terlibat dalam diskusi mengenai tim-tim favorit yang diprediksi bakal bersaing memperebutkan trofi Piala Dunia 2026.
Salah satu perbincangan yang menarik perhatian pengunjung adalah adu prediksi antara Haji Ismail, anggota DPRD Kabupaten Soppeng dari Partai Golkar, dengan Sahar, seorang pecinta sepak bola yang dikenal sebagai pendukung setia Tim Nasional Brasil.
Haji Ismail secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Tim Nasional Jerman. Menurutnya, negara yang pernah beberapa kali menjuarai Piala Dunia itu memiliki karakter permainan yang kuat serta tradisi panjang dalam kompetisi sepak bola internasional.
"Jerman selalu menjadi tim yang diperhitungkan dalam setiap turnamen besar. Mereka memiliki mental juara dan sistem pembinaan pemain yang sangat baik. Saya yakin Jerman mampu memberikan kejutan dan menjadi juara pada Piala Dunia kali ini," ujar Haji Ismail.
Ia menilai regenerasi pemain yang dilakukan Jerman dalam beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan hasil yang positif. Perpaduan pemain muda dan pemain berpengalaman dinilai menjadi kekuatan utama Der Panzer dalam menghadapi persaingan ketat di turnamen tersebut.
Menurutnya, pengalaman Jerman dalam menghadapi tekanan pada pertandingan besar menjadi faktor penting yang bisa membawa mereka melangkah hingga partai final.
Di sisi lain, Sahar memiliki keyakinan berbeda. Pendukung Brasil tersebut optimistis tim berjuluk Selecao mampu kembali mengangkat trofi Piala Dunia setelah penantian panjang.
"Brasil selalu memiliki pemain berbakat dan permainan yang menarik. Mereka punya kualitas individu yang luar biasa serta kedalaman skuad yang kuat. Saya percaya Brasil bisa menjadi juara dunia tahun ini," kata Sahar.
Ia menambahkan bahwa sepak bola Brasil memiliki identitas yang kuat dan selalu melahirkan pemain-pemain berkualitas yang mampu mengubah jalannya pertandingan kapan saja.
Menurut Sahar, kombinasi antara pengalaman dan talenta muda yang dimiliki Brasil membuat tim tersebut layak menjadi salah satu kandidat terkuat untuk meraih gelar juara.
Perdebatan ringan antara pendukung Jerman dan Brasil tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Sesekali tawa para pengunjung pecah ketika masing-masing pihak mencoba meyakinkan lawan bicaranya mengenai keunggulan tim favorit mereka.
Menariknya, diskusi tersebut tidak hanya melibatkan pendukung Jerman dan Brasil. Sejumlah pengunjung lainnya turut menyampaikan prediksi mereka dengan menjagokan negara-negara lain yang dianggap memiliki peluang besar untuk menjadi juara.
Ada yang menjagokan Argentina sebagai juara bertahan, sementara yang lain menilai Prancis dan Spanyol masih menjadi ancaman serius bagi tim-tim unggulan lainnya. Beragam pendapat itu justru menambah semarak suasana malam di Warkop Camidu.
Keberadaan nobar Piala Dunia di Warkop Camidu sendiri diperkirakan akan menjadi salah satu agenda yang ramai dikunjungi masyarakat selama turnamen berlangsung. Selain menikmati pertandingan bersama, para pengunjung juga dapat berdiskusi dan berbagi prediksi mengenai jalannya kompetisi.
Dengan dekorasi bendera yang sudah menghiasi kawasan warkop serta antusiasme pengunjung yang semakin meningkat, Warkop Camidu tampaknya siap menjadi salah satu pusat berkumpulnya pecinta sepak bola di Kabupaten Soppeng selama perhelatan Piala Dunia 2026 berlangsung.
(Red)

