Sukabumi, Kabartujuhsatu.news,– Semangat olahraga otomotif di Kabupaten Sukabumi kembali membara melalui ajang balap motor GES TEREX 2026 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 9–10 Mei 2026, di kawasan Cijoho, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Event yang dipadati penonton dari berbagai daerah itu menghadirkan persaingan sengit para pembalap dari sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat.
Ajang tersebut bukan hanya menjadi hiburan masyarakat pecinta otomotif, tetapi juga menjadi wadah lahirnya bibit-bibit muda pembalap berbakat yang berani menantang medan ekstrem demi meraih prestasi.
Dalam perlombaan itu, panitia membuka berbagai kelas balapan mulai dari kategori usia anak-anak, remaja, hingga senior. Jenis motor yang digunakan pun beragam, mulai dari kelas motor bebas hingga kelas motor standar yang telah ditentukan oleh penyelenggara.
Setiap peserta harus melewati beberapa tahapan lomba yang cukup menguras tenaga dan mental. Mulai dari babak penyisihan dengan 7 putaran, dilanjutkan 5 putaran, hingga babak final yang menjadi penentuan juara utama.
Kondisi lintasan yang menantang dan ekstrem menjadi ujian tersendiri bagi seluruh pembalap. Jalur tanah yang licin, tikungan tajam, hingga medan yang penuh risiko membuat para peserta harus memiliki keberanian tinggi dan fokus penuh selama pertandingan berlangsung.
Di tengah ketatnya persaingan, muncul nama muda yang berhasil mencuri perhatian penonton dan panitia, yakni Joko Saputra, remaja berusia 15 tahun asal Kampung Pasirmalang, Desa Kadaleman, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.
Meski masih berusia muda, Joko tampil penuh percaya diri dan mampu mengalahkan sejumlah pembalap yang lebih berpengalaman. Dengan teknik berkendara yang stabil serta mental bertanding yang kuat, Joko berhasil keluar sebagai salah satu juara unggulan dalam ajang tersebut.
Kemenangan Joko tidak diraih dengan mudah. Ia harus menghadapi tekanan berat di arena balap yang dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi. Namun semangat pantang menyerah dan keberanian yang dimilikinya menjadi modal utama hingga berhasil mencapai garis finis sebagai pemenang.
Saat ditemui usai perlombaan, Joko tampak tersenyum malu-malu namun penuh rasa bangga. Ia mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut dan berharap prestasi yang diraihnya bisa menjadi motivasi bagi anak-anak muda lainnya, khususnya di wilayah Jawa Barat.
“Saya ingin membuktikan bahwa kalau kita serius menjalani hobi dan punya niat kuat, kita bisa meraih prestasi. Jangan pernah minder atau takut bersaing,” ujar Joko.
Remaja asal Surade itu juga mengungkapkan cita-citanya untuk menjadi pembalap profesional di tingkat nasional bahkan internasional. Baginya, dunia balap bukan sekadar hobi, tetapi juga jalan untuk menggapai masa depan yang lebih baik.
Menurut Joko, olahraga balap motor memang penuh risiko dan membutuhkan keberanian besar. Namun hal tersebut tidak membuat dirinya takut untuk terus berkembang dan mengikuti berbagai kompetisi otomotif lainnya.
Ia bahkan bertekad akan terus tampil dalam setiap event GES TEREX yang digelar di berbagai daerah. Semangat juang dan kerja kerasnya kini menjadi inspirasi sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Desa Kadaleman dan Kecamatan Surade.
Warga setempat mengaku bangga atas prestasi yang berhasil diraih Joko di usia yang masih sangat muda. Mereka berharap pemerintah maupun komunitas otomotif dapat memberikan dukungan agar bakat yang dimiliki Joko terus berkembang dan mampu membawa nama Sukabumi ke tingkat yang lebih tinggi.
Ajang GES TEREX 2026 sendiri dinilai menjadi salah satu event otomotif yang mampu membangkitkan semangat generasi muda dalam menyalurkan bakat dan hobi secara positif. Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan tersebut juga mempererat silaturahmi antar komunitas motor dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Dengan keberhasilan yang diraih Joko Saputra, masyarakat berharap akan lahir lebih banyak lagi pembalap muda berbakat dari daerah yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.
(Red)

