Takalar, Kabartujuhsatu.news, Pemerintah Kabupaten Takalar memperingati Malam Nuzulul Qur’an dengan rangkaian kegiatan keagamaan yang khidmat di Masjid Agung Takalar, Selasa (10/3/2026).
Acara ini dihadiri oleh Bupati Takalar Ir H Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda) Takalar Muhammad Hasbi, S.STP., M.AP., M.I.Kom, pimpinan OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Takalar Fidaus Daeng Manye menjelaskan bahwa Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa bersejarah turunnya wahyu pertama Al-Qur’an, yakni Surah Al-Alaq ayat 1–5, kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira.
"Peringatan ini jatuh setiap tanggal 17 Ramadan dan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup".
Bupati Daeng Manye menekankan, “Nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi bagian dari keseharian kita, khususnya dalam pemerintahan.
"Keadilan, kejujuran, dan kebersamaan harus menjadi landasan dalam berpikir dan mengambil keputusan, termasuk dalam merumuskan kebijakan, serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.” jelasnya.
Bupati Takalar juga menyinggung visi Indonesia Emas 2045, yang menekankan lahirnya generasi unggul yang cerdas dan mencintai Al-Qur’an.
"Untuk mendukung hal ini, pemerintah daerah berencana menghadirkan program taman baca Al-Qur’an di tingkat Desa, sebagai upaya menumbuhkan minat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an sejak usia dini".
“Melalui program ini, anak-anak kita diharapkan tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Bupati Daeng Manye.
Acara peringatan Nuzulul Qur’an 2026 di Kabupaten Takalar berlangsung dengan khidmat.
Masjid Agung Takalar dipenuhi masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah agama, hingga doa bersama.
Kehadiran tokoh masyarakat dan pemimpin daerah menambah kesan sakral dan menginspirasi seluruh peserta dan atau Jamaah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap semangat mencintai Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Momentum Nuzulul Qur’an diharapkan menjadi pengingat untuk meningkatkan ibadah, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan karakter generasi muda yang berlandaskan Al-Qur’an.
(Red)



