PLN dan Pemerintah Sultra Gelar Diseminasi RUPTL 2025–2034, Wujudkan Energi Berkeadilan
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    PLN dan Pemerintah Sultra Gelar Diseminasi RUPTL 2025–2034, Wujudkan Energi Berkeadilan

    Kabartujuhsatu
    Selasa, 26 Agustus 2025, Agustus 26, 2025 WIB Last Updated 2025-08-27T06:07:40Z
    masukkan script iklan disini


    Kendari, Kabartujuhsatu.news, PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara resmi menyelenggarakan Diseminasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 di Kota Kendari. Senin (25/8/2025).


    Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama untuk memperluas akses listrik hingga pelosok daerah sekaligus meningkatkan porsi energi baru terbarukan (EBT) guna mendukung swasembada energi dan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara.


    Acara yang bertemakan “Rencana Strategis PLN dalam Meningkatkan Rasio Elektrifikasi dan Mendukung PSN di Sulawesi Tenggara” ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, yang diwakili Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tenggara, Andi Azis, serta General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, bersama jajaran pemerintah daerah dan pelaku usaha sektor energi.


    RUPTL 2025–2034 disusun sebagai pedoman pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan selama sepuluh tahun ke depan dengan fokus pada penyediaan energi yang andal, ramah lingkungan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.


    Gubernur Sulawesi Tenggara melalui Andi Azis menyampaikan apresiasi atas peran PLN sebagai katalisator dalam mempercepat pembangunan kelistrikan di wilayah tersebut.


    “Listrik adalah kunci utama peningkatan daya saing daerah, menarik investasi, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.


    "Pemerintah Sulawesi Tenggara berkomitmen mendorong sinergitas untuk melistriki hingga ke pelosok dan memajukan industri,” ujarnya.


    Sementara itu, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan kesiapan PLN menjalankan seluruh ketentuan RUPTL sebagai peta jalan transformasi sistem kelistrikan nasional menuju arah yang lebih hijau dan berkelanjutan.


    “Kami optimistis dapat memperkuat keandalan listrik sekaligus mendorong pemanfaatan energi lokal untuk mencapai swasembada energi,” tambah Edyansyah.


    Sebagai bagian dari upaya transisi energi, Sulawesi akan dibangun pembangkit EBT dengan kapasitas total 7,7 GW, meliputi pembangkit listrik tenaga air (PLTA/M) sebesar 4.606 MW, tenaga surya (PLTS) 1.530 MW, tenaga bayu (PLTB) 1.010 MW, panas bumi (PLTP) 305 MW, dan bioenergi 236 MW. PLN mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi mewujudkan energi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan selaras dengan agenda transisi energi nasional, sehingga masyarakat Sulawesi Tenggara dapat menikmati listrik yang lebih andal, hijau, dan inklusif.


    PT PLN (Persero) merupakan perusahaan listrik negara yang bertanggung jawab menyediakan listrik untuk seluruh wilayah Indonesia.


    PLN berkomitmen mendukung pembangunan nasional melalui penyediaan energi yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.


    (Umar) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini