Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Upaya pemulihan pascakebakaran Pasar Sentral Batu-Batu, Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, terus dilakukan. Kali ini, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung kerja bakti bersama personel gabungan lintas instansi, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang dimulai dengan apel gabungan sekitar pukul 08.00 Wita tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para pedagang yang terdampak kebakaran pada Sabtu (24/10/2026).
Usai apel di depan lokasi kejadian, peserta kerja bakti langsung melakukan pembersihan material dan puing-puing yang tersisa di kawasan pasar. Langkah ini dilakukan untuk membantu mempercepat penanganan dampak kebakaran sekaligus mendukung penataan kembali area yang terdampak.
Sejumlah unsur turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, di antaranya personel Polres Soppeng, Polsek Marioriawa, Koramil 1423-02/MRW, Satpol PP Kabupaten Soppeng, staf Dinas PUPR, Kecamatan Marioriawa, UPTD Puskesmas Batu-Batu, Kelurahan Manorang Salo, serta guru dan siswa MAN 2 Soppeng.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Plt. Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Soppeng Jumiar, S.T., M.M., Plt Kadis Perhubungan Muh Ichksan, S.STP, M.Si Camat Marioriawa A. Massalangka Raya, S.Si., Danramil 1423-02/MRW Letda Arm Hertasning, serta jajaran pejabat utama Polres Soppeng.
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto mengatakan, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk membantu masyarakat menghadapi dampak musibah kebakaran.
Menurutnya, kehadiran aparat dan pemerintah di tengah masyarakat harus diwujudkan melalui langkah konkret yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga terdampak.
“Dalam situasi seperti ini, yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya simpati, tetapi juga kehadiran dan tindakan nyata. Karena itu, kami bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait turun langsung untuk membantu membersihkan lokasi kebakaran. Semangat gotong royong inilah yang harus terus kita jaga agar masyarakat tidak merasa menghadapi musibah ini sendirian,” tegasnya.
Ia menambahkan, koordinasi dan kebersamaan antarlembaga menjadi faktor penting dalam mendukung proses penanganan pascakebakaran. Dengan kerja sama yang baik, berbagai langkah pemulihan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Kerja bakti tersebut tidak hanya berfokus pada pembersihan sisa kebakaran, tetapi juga memperlihatkan solidaritas berbagai unsur dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Bagi kawasan pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, pembersihan lokasi merupakan salah satu langkah awal untuk mendukung proses pemulihan. Penanganan lanjutan tetap diperlukan agar kondisi pasar dapat ditata kembali dan aktivitas perdagangan berangsur pulih.
Melalui aksi gotong royong ini, Polres Soppeng bersama unsur terkait menunjukkan komitmen untuk memperkuat kepedulian sosial dan sinergi lintas instansi. Kebersamaan tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat Pasar Batu-Batu untuk bangkit dan melanjutkan aktivitas setelah musibah kebakaran.
(Red)
