LDII dan Kejati DKI Jakarta Siap Perluas Program Jaksa Masuk Pesantren

LDII dan Kejati DKI Jakarta Siap Perluas Program Jaksa Masuk Pesantren


Jakarta, Kabartujuhsatu.news, Sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan aparat penegak hukum terus diperkuat. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi DKI Jakarta melakukan audiensi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Senin (5/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mempererat kolaborasi, khususnya dalam bidang edukasi hukum, pembinaan generasi muda, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Ketua DPW LDII DKI Jakarta, Imam Bashori, mengatakan hubungan yang harmonis dengan institusi penegak hukum penting dibangun agar masyarakat semakin memahami hukum sekaligus memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat.

“Kami berharap dengan pertemuan ini dapat menjalin hubungan yang semakin baik dengan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta serta berkomitmen berperan aktif memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” ujar Imam Bashori.

Ia menyampaikan, LDII siap melanjutkan sekaligus memperluas kolaborasi dengan Kejati DKI Jakarta melalui berbagai program penyuluhan hukum, termasuk Jaksa Masuk Pesantren.

Menurutnya, keterlibatan lembaga keagamaan dalam edukasi hukum dapat menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang memahami aturan, memiliki karakter, serta menjunjung nilai moral dan kebangsaan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Dr. Sutikno, S.H., M.H., menyambut baik audiensi tersebut. Ia menegaskan bahwa Kejati DKI Jakarta terbuka menjalin sinergi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.

Sutikno menyebut sejumlah program kejaksaan yang dapat menjadi sarana edukasi langsung kepada masyarakat.

“Kami memiliki sejumlah program inovatif, seperti Jaksa Masuk Lapas, Jaksa Masuk Pesantren, Jaksa Masuk Sekolah, hingga Jaksa Masuk Hutan. Program ini berfungsi sebagai ruang edukasi untuk mengenalkan tugas pokok dan fungsi kejaksaan, sekaligus memberikan penerangan hukum agar masyarakat lebih mengenal hukum dan menjauhi hukuman,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, Sutikno juga memaparkan sejumlah kegiatan humanis yang pernah dilakukannya, termasuk olahraga bersama warga binaan di lembaga pemasyarakatan serta program penghijauan di lahan gundul yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Perhutani.

Ia turut mengapresiasi program dakwah yang dijalankan LDII. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang strategis untuk memperkuat edukasi dan pendampingan bagi masyarakat, khususnya para santri dan anak-anak.

Kejati DKI Jakarta juga membuka peluang kolaborasi lebih luas dalam bidang pendampingan hukum dan penyuluhan hukum di lingkungan pesantren.

Tak berhenti di tingkat Kejati, Sutikno menegaskan bahwa sinergi tersebut akan didorong hingga jajaran Kejaksaan Negeri di tingkat kota se-DKI Jakarta.

“Insyaallah program ini akan terus kami tindaklanjuti secepatnya,” pungkasnya.

(Redho)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates