Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Kebakaran menghanguskan satu unit rumah panggung milik A. Nurcaya di wilayah Labuajang, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Selasa (6/10/2026) pagi.
Peristiwa tersebut dilaporkan kepada Tim Pelaksana Penanggulangan dan Penanganan Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Soppeng pada pukul 08.14 WITA bersama Danru Andi Samriadi.
Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 08.15 WITA. Tim tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 08.25 WITA dengan jarak tempuh kurang lebih 7 kilometer.
Petugas kemudian berjibaku melakukan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah api merembet ke bangunan maupun lingkungan sekitar.
Proses pemadaman berhasil diselesaikan sekitar pukul 08.55 WITA.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, sebanyak lima unit armada dikerahkan. Armada berasal dari sektor Marioriwawo, Liliriaja, dua unit dari sektor Lalabata, serta satu armada dari Dinas Sosial.
Beruntung, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara jumlah warga yang berhasil diselamatkan tidak tercatat dalam laporan penanganan.
Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah panggung mengalami kerusakan berat hingga hangus terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kabid Damkar Soppeng, H. Rama Scorpianto, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa respons cepat menjadi bagian penting dalam penanganan setiap laporan kebakaran.
Ia berharap masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan sumber api, instalasi listrik, kompor, serta peralatan yang berpotensi memicu kebakaran dalam kondisi aman.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan risiko kerugian maupun korban dapat diminimalkan, pungkasnya.
(Red)
