Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat mendorong perguruan tinggi untuk menyiapkan generasi muda yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu mengubahnya menjadi peluang usaha.
Semangat tersebut terlihat dalam Kuliah Umum 2026 STMIK Amika Soppeng bertajuk “AMIKAPEDIA: Preparing Young Technopreneurs for the Digital Future” yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Soppeng, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi, inovasi, serta strategi membangun bisnis di tengah perubahan ekosistem digital.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. Drs. H. Nur Alim, M.Pd., dalam opening speech menekankan bahwa perubahan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan beradaptasi agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu mengambil peran dalam menciptakan inovasi.
“Perkembangan teknologi tidak hanya mengubah cara kita bekerja, tetapi juga menuntut peningkatan kualitas generasi muda agar mampu bersaing secara global,” ujar Nur Alim.
Sementara itu, Ketua Yayasan Nabigh Akademik, Prof. Dr. H. Imran Ismail, M.S., dalam keynote speech mengangkat berbagai tantangan dan peluang yang hadir bersamaan dengan berkembangnya dunia digital.
Ia menyoroti pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) serta pertumbuhan ekonomi kreatif sebagai bagian dari perubahan yang perlu dipahami dan dimanfaatkan oleh generasi muda.
Tak berhenti pada pemaparan konsep, kuliah umum tersebut juga menghadirkan sesi berbagi pengalaman dan strategi praktis.
Dua narasumber, Nurhidayah Jafar, S.E., M.Ak. dan Chyntia Bella Aprilia, membahas bagaimana membangun pola pikir kewirausahaan berbasis teknologi serta mengoptimalkan platform digital untuk mendukung pengembangan bisnis.
Diskusi dipandu Subhan Akbar Abbas, S.E., M.M. sebagai moderator, sementara Firdayani, S.Pd., M.Pd. bertindak sebagai host.
Melalui kegiatan tersebut, STMIK Amika Soppeng menegaskan komitmennya mengembangkan konsep “Kampus Technopreneur” dengan memadukan penguasaan teknologi informasi dan jiwa kewirausahaan.
Mahasiswa didorong untuk melihat teknologi bukan hanya sebagai alat, melainkan sebagai ruang untuk menciptakan gagasan, membangun produk, membuka peluang usaha, dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
(Red)
