Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Setelah beberapa tahun tidak aktif, Koperasi Wanita PKK Mawar Kabupaten Soppeng kembali membuka lembaran baru. Kebangkitan koperasi yang berdiri sejak 1991 itu ditandai dengan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 sekaligus pergantian kepengurusan periode 2026–2028.
RAT digelar di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Rabu (23/9/2026).
Forum tersebut tidak hanya membahas laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas Tahun Buku 2025, tetapi juga menjadi momentum menentukan arah baru Koperasi Mawar.
Dari RAT tersebut, Ny. Nurjannah Chair terpilih sebagai Ketua Koperasi Wanita PKK Mawar periode 2026–2028, menggantikan Ny. Hermawati Dipa, S.Pd.
Koperasi Wanita PKK Mawar sendiri telah berbadan hukum sejak 10 Juni 1991. Hingga Tahun Buku 2025, jumlah anggotanya tercatat mencapai 343 orang.
Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, mengatakan kebangkitan koperasi harus dibarengi dengan komitmen untuk menjaga keberlangsungan organisasi.
Ia menyebut RAT kali ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali koperasi yang sempat mengalami kevakuman.
“RAT hari ini memiliki makna yang istimewa, karena bukan sekadar forum evaluasi tahunan, melainkan juga menjadi penanda kebangkitan kembali Koperasi Mawar setelah masa vakum tersebut,” kata Hj. Suarni.
Menurutnya, koperasi tidak cukup hanya memiliki kepengurusan baru. Dibutuhkan pengelolaan yang amanah, jujur, transparan dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan anggota.
Perubahan strategi usaha juga menjadi salah satu keputusan penting dalam RAT. Koperasi Mawar yang sebelumnya bergerak pada usaha simpan pinjam akan mengarahkan kegiatan usahanya pada pengembangan unit toko.
Hj. Suarni meminta pengurus baru menyusun konsep bisnis secara matang sebelum unit tersebut dijalankan.
Mulai dari modal, lokasi, kebutuhan pasar, jenis barang yang dijual hingga mekanisme pembukuan dan pengawasan keuangan, menurutnya harus dipersiapkan secara terukur.
“Jangan sampai perubahan usaha hanya menjadi keputusan di atas kertas. Harus ada perencanaan yang matang agar unit toko bisa berkembang dan memberikan keuntungan bagi koperasi,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng untuk menjadi anggota Koperasi PKK Mawar. Langkah itu dinilai penting sebagai bentuk dukungan sekaligus memperkuat basis anggota koperasi.
Sementara kepada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni meminta pendampingan terhadap Koperasi Mawar dilakukan secara berkelanjutan.
Audit dan peningkatan kapasitas pengurus melalui pelatihan manajemen disebut penting untuk memastikan koperasi tidak kembali terhenti.
“Jangan biarkan Mawar vakum lagi,” tegas Hj. Suarni.
Ia berharap pengurus periode 2026–2028 segera bergerak menjalankan keputusan RAT dan menjadikan Koperasi Mawar sebagai organisasi ekonomi yang aktif, sehat dan memberi manfaat nyata bagi anggotanya.
RAT tersebut dihadiri Kepala Dinas PPK & UKM Kabupaten Soppeng, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng dr. Hj. Rahmawati Selle, Ketua Dekopinda Kabupaten Soppeng serta anggota Koperasi Wanita PKK Mawar.
(Red)

