Jakarta, Kabartujuhsatu.news, Pengurus Besar Lemkari Karate-Do Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 secara serentak di seluruh Indonesia, Sabtu (12/9/2026) pukul 12.00 WIB.
Peringatan digelar sederhana namun sarat makna. Kegiatan berlangsung di Sekretariat PB Lemkari, kantor Pengprov, hingga dojo-dojo di berbagai daerah dengan mengusung semangat kekeluargaan dan persatuan.
Untuk tingkat pusat, tasyakuran dipusatkan di Gedung KONI Pusat Lantai 8, Senayan, Jakarta. Acara diisi doa bersama, pemotongan tumpeng, silaturahmi keluarga besar Lemkari, serta peneguhan komitmen untuk menjaga soliditas organisasi.
Ketua Umum PB Lemkari, Mayjen TNI Mar (Purn.) Bambang Sutrisno, S.H., M.Tr.(Han.), menegaskan bahwa kesederhanaan dalam peringatan HUT merupakan bagian dari jati diri seorang karateka.
“Momentum ini bukan sekadar perayaan usia, tapi untuk mempererat kekeluargaan. Dengan tema ‘Satu Jiwa – Satu Semangat – Satu Kehormatan’, kami berharap Lemkari di usia ke-54 terus menjadi rumah besar yang berkontribusi nyata untuk bangsa,” ujarnya.
LEMKARI yang didirikan pada 12 September 1972 telah melewati perjalanan panjang selama lebih dari lima dekade. Perguruan ini dikenal sebagai salah satu perguruan karate yang konsisten dalam melahirkan atlet, pelatih, maupun wasit berprestasi di tingkat nasional.
Namun, bagi Lemkari, prestasi di atas matras bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan.
Pembentukan karakter generasi muda menjadi bagian penting dari perjalanan organisasi. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui Sapta Prasetya LEMKARI yang menjadi pedoman bagi setiap karateka dalam menjalani kehidupan.
Prinsip tersebut menekankan pentingnya menjaga kepribadian, menjunjung kejujuran, meningkatkan prestasi, menjaga sopan santun, menguasai diri, serta menjunjung tinggi disiplin dan kehormatan.
“Itulah karakter karateka sejati yang kami tanamkan di setiap dojo. Karate bukan hanya soal pukulan dan tendangan, tapi tentang bagaimana membentuk manusia yang berkarakter, disiplin, tangguh, berprestasi, dan memiliki kendali diri dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Bambang.
HUT ke-54 juga dijadikan momentum evaluasi bagi seluruh jajaran Pengprov, Pengcab hingga pengurus ranting LEMKARI di Tanah Air.
Penguatan pembinaan sejak usia dini dinilai semakin penting di tengah tantangan era modern dan ancaman degradasi karakter generasi muda.
Melalui semangat “Satu Jiwa – Satu Semangat – Satu Kehormatan”, LEMKARI menegaskan tekad untuk tidak hanya mencetak karateka berprestasi, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki disiplin, integritas, tanggung jawab dan kehormatan.
Memasuki usia ke-54, LEMKARI optimistis terus memperkuat persaudaraan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan olahraga karate dan pembangunan karakter generasi bangsa.
(Red)
