Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Taman Wisata Alam (TWA) Lejja kini punya alasan baru untuk dikunjungi. Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, memperkenalkan fasilitas camping ground dan glamour camping (glamping) yang menawarkan pengalaman bermalam di tengah suasana alam, Senin (10/8/2026).
Fasilitas baru tersebut diperkenalkan bersamaan dengan peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di TWA Lejja, Kabupaten Soppeng.
Kehadiran camping ground dan glamping membuat wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati air panas, tetapi juga bisa menghabiskan malam di kawasan wisata.
Glamping Dekat Air Panas VIP
Salah satu yang menjadi daya tarik adalah lokasi glamping yang berada dekat dengan kolam air panas VIP.
Wisatawan bisa merasakan sensasi bermalam di tengah suasana alam, kemudian menikmati air panas tanpa harus menempuh perjalanan jauh dari lokasi penginapan.
Konsep ini membuat pengalaman berwisata di Lejja menjadi lebih lengkap. Pengunjung bisa datang bersama keluarga, sahabat maupun komunitas untuk menikmati suasana alam sekaligus menghabiskan waktu lebih lama di kawasan wisata.
Bukan Sekadar Tempat Camping
Camping ground TWA Lejja juga dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, termasuk toilet dan fasilitas barbecue.
Dengan fasilitas tersebut, kawasan camping tidak hanya ditujukan bagi wisatawan yang ingin berkemah, tetapi juga dapat menjadi pilihan untuk kegiatan komunitas, pertemuan informal maupun rekreasi keluarga.
Pengembangan fasilitas ini sekaligus membuka peluang bagi TWA Lejja untuk menjangkau wisatawan yang menginginkan pengalaman wisata alam dengan fasilitas yang lebih nyaman.
HKAN Jadi Momentum Promosi Lejja
Peringatan HKAN 2026 di TWA Lejja turut dihadiri Forkopimda Soppeng, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan, KPH Walanae, anggota DPRD Soppeng, kelompok pencinta alam, Sispala dan tokoh masyarakat.
Selain memperkuat pesan konservasi, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata alam Soppeng.
Rangkaian HKAN juga diisi dengan kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Soppeng, pengembangan fasilitas wisata di kawasan konservasi tetap harus berjalan seiring dengan prinsip perlindungan dan kelestarian alam.
Kini, TWA Lejja menawarkan pengalaman yang lebih beragam. Datang menikmati air panas, menginap di glamping, camping bersama komunitas, hingga barbecue malam hari bisa dilakukan dalam satu kawasan.
Camping ground dan glamping pun menjadi tambahan daya tarik baru yang diharapkan mampu membuat wisatawan semakin betah menikmati pesona alam TWA Lejja.
(Red)
