Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Pemandangan berbeda terlihat di sejumlah area publik pusat Kota Watansoppeng saat ribuan peserta mengikuti Gerak Jalan Santai dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang diikuti sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai satuan kerja Pemkab Soppeng tersebut tampak didominasi para guru.
Tokoh masyarakat Soppeng, Andi Mappasawe Rasjid, menilai ada hal menarik yang patut diapresiasi dari pelaksanaan kegiatan tersebut, yakni minimnya sampah yang berserakan di sepanjang area kegiatan.
“Suatu hal yang sangat menarik dari kegiatan ini adalah minimnya sampah yang berserakan di area-area publik,” ungkap Andi Mappasawe Rasyd.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup berbeda jika dibandingkan dengan kegiatan yang melibatkan masyarakat umum maupun murid-murid dalam jumlah besar. Pada sejumlah kegiatan, persoalan sampah terkadang masih menjadi pemandangan setelah acara berakhir.
Ia menilai, kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa kesadaran menjaga kebersihan lingkungan masih belum merata di tengah masyarakat.
“Dibandingkan apabila ada acara yang dipadati masyarakat umum dan murid-murid, kota jadi lautan sampah. Ini suatu indikasi bahwa pola pikir kelompok masyarakat masih berbeda antara satu kelompok dengan kelompok lainnya,” ujarnya.
Karena itu, ia memberikan apresiasi kepada para ASN yang dinilai mampu menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung.
“Patut diberikan apresiasi kepada para ASN. Pola pikir ASN yang sadar lingkungan hendaknya ditularkan kepada masyarakat, khususnya kepada anak murid,” katanya.
Sejumlah gambar yang diabadikan selama kegiatan menunjukkan beberapa area publik di pusat Kota Watansoppeng relatif bebas dari sampah meski sebelumnya dipadati peserta Gerak Jalan Santai.
Pemandangan tersebut diharapkan menjadi contoh bahwa semarak perayaan kemerdekaan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan.
(Red)
