Surabaya, Kabartujuhsatu.news, Akun Instagram milik Duta Anti Narkoba sekaligus Aktivis Perempuan dan Sosial Jawa Timur, Siti Rafika Hardhiansari (@rafikahardhiansari), dilaporkan tidak dapat diakses sejak Kamis (23/7/2026) dini hari. Hilangnya akun yang telah digunakan selama sekitar 11 tahun itu diduga akibat aksi peretasan.
Rafika mengaku baru mengetahui akun Instagramnya bermasalah saat terbangun sekitar pukul 02.00 WIB untuk melaksanakan salat tahajud. Ketika membuka telepon genggamnya, ia menemukan notifikasi melalui Gmail yang menyatakan akun Instagram miliknya telah ditangguhkan.
"Saya sangat terkejut. Selama menggunakan Instagram sejak 2015, baru kali ini akun saya tiba-tiba ditangguhkan tanpa mengetahui penyebabnya," ujar Rafika.
Ia menjelaskan, dugaan peretasan terjadi sekitar pukul 01.45 WIB. Menurut informasi yang diterimanya, terdapat aktivitas mencurigakan berupa permintaan kode OTP yang mengarah pada upaya pengambilalihan akun.
Setelah menerima pemberitahuan tersebut, Rafika langsung mengikuti prosedur pemulihan akun yang disediakan Instagram dengan memasukkan alamat email, nomor telepon, serta kode verifikasi yang diperlukan. Usai proses itu, muncul pemberitahuan bahwa pihak Instagram akan melakukan peninjauan terhadap akun miliknya.
Selain itu, Rafika juga mengirimkan laporan melalui surat elektronik kepada pihak Instagram guna meminta penjelasan sekaligus mengajukan pemulihan akun yang selama ini menjadi media utama aktivitas sosialnya.
Akun @rafikahardhiansari diketahui memiliki lebih dari 19.400 pengikut. Selama bertahun-tahun, akun tersebut dimanfaatkan untuk membagikan berbagai kegiatan sosial, kampanye edukasi, serta konten positif, termasuk ajakan memerangi penyalahgunaan narkoba.
Kehilangan akses terhadap akun tersebut, menurut Rafika, berdampak besar terhadap komunikasi dengan masyarakat dan berbagai kegiatan sosial yang rutin dipublikasikannya.
"Saya berharap akun Instagram yang telah saya bangun selama 11 tahun bisa segera dipulihkan. Dugaan sementara memang mengarah pada aksi peretasan karena ada permintaan kode OTP dari pihak yang tidak dikenal," katanya.
Saat ini, Rafika mengaku telah berkoordinasi dengan tim siber Polda Jawa Timur untuk menelusuri dugaan peretasan tersebut dan mengupayakan pemulihan akun Instagram miliknya.
Sebagai figur publik dan Duta Anti Narkoba, Rafika berharap akun tersebut dapat kembali digunakan sehingga aktivitas edukasi dan kampanye sosial yang selama ini dijalankannya dapat terus berlanjut.
"Mohon doa dan dukungan agar akun Instagram saya bisa segera kembali seperti semula," tutupnya.
(Redho)
