Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Demam sepak bola dunia kembali menyelimuti masyarakat Kabupaten Soppeng seiring bergulirnya ajang Piala Dunia 2026. Sejumlah warga rela meluangkan waktu hingga dini hari untuk menyaksikan pertandingan bersama melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar di beberapa titik di wilayah tersebut, Kamis (18/6/2026).
Salah satu lokasi yang menjadi pusat perhatian adalah Warkop Camidu, yang dipenuhi pengunjung dari berbagai kalangan. Mulai dari kalangan pemuda, pekerja, hingga pecinta sepak bola tampak memadati area warkop untuk menyaksikan laga seru antara Portugal menghadapi Republik Demokratik Kongo.
Meski pertandingan berlangsung pada waktu yang cukup larut, hal itu tidak menyurutkan semangat para penggemar sepak bola. Sejak sebelum pertandingan dimulai, para pengunjung sudah berdatangan untuk mendapatkan tempat terbaik sambil menikmati suasana kebersamaan yang tercipta selama nobar berlangsung.
Sorak sorai para penonton terdengar setiap kali terjadi peluang berbahaya di depan gawang. Atmosfer layaknya stadion terasa di dalam warkop ketika para pendukung masing-masing tim memberikan dukungan dan komentar sepanjang pertandingan berlangsung.
“Piala Dunia selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Menonton bersama seperti ini lebih seru karena bisa merasakan suasana yang berbeda dibandingkan menonton sendiri di rumah,” ujar Erwin salah seorang pengunjung yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Pertandingan Portugal melawan Republik Demokratik Kongo yang berlangsung di Stadion Houston, Amerika Serikat, menjadi salah satu laga yang menarik perhatian pecinta sepak bola. Kehadiran tim-tim besar dalam turnamen empat tahunan itu membuat minat masyarakat untuk mengikuti setiap pertandingan semakin tinggi.
Selain di Warkop Camidu, kegiatan nobar juga berlangsung di Gedung Lapatau, Kecamatan Lalabata. Lokasi ini menjadi alternatif bagi warga yang ingin menikmati pertandingan bersama dalam suasana yang lebih luas dan nyaman.
Pantauan di lokasi menunjukkan masyarakat datang secara berkelompok bersama sahabat, maupun rekan kerja. Mereka terlihat menikmati jalannya pertandingan sambil berdiskusi mengenai peluang masing-masing tim dalam persaingan menuju babak berikutnya.
Kegiatan nobar yang digelar di sejumlah titik tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Momen berkumpul bersama untuk mendukung tim favorit menjadikan suasana semakin hangat dan penuh kebersamaan.
Piala Dunia 2026 sendiri menjadi salah satu perhelatan olahraga terbesar yang menyita perhatian publik di seluruh dunia. Tak terkecuali masyarakat Soppeng yang turut merasakan euforia turnamen tersebut meski berlangsung ribuan kilometer dari Indonesia.
Dengan tingginya antusiasme warga, kegiatan nonton bareng diperkirakan akan terus berlangsung selama kompetisi berjalan. Sejumlah warkop dan tempat berkumpul lainnya bahkan telah menyiapkan layar besar serta fasilitas pendukung untuk mengakomodasi para penggemar sepak bola yang ingin menikmati setiap pertandingan bersama-sama.
Euforia Piala Dunia 2026 pun menjadi bukti bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan masyarakat. Di Soppeng, semangat itu terlihat jelas melalui ramainya kegiatan nobar yang berlangsung hingga dini hari dan dipenuhi oleh para pencinta sepak bola dari berbagai usia.
(Red)

