Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah panggung milik Surianto (54), warga Dusun Appalang, Desa Leworeng, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Sabtu dini hari (7/11/2026) sekitar pukul 00.30 WITA.
Peristiwa tersebut mengakibatkan bangunan rumah beserta seluruh harta benda di dalamnya ludes dilalap si jago merah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi, Abdul Asis (58), yang merupakan besan pemilik rumah, kebakaran pertama kali diketahui saat istrinya, Darwisa (56), melihat kepulan asap dan kobaran api dari bagian kolong rumah.
"Saat istri saya melihat asap dan kobaran api, dia langsung berteriak kebakaran. Saya kemudian terbangun dan melihat asap tebal serta kobaran api sudah muncul dari kolong rumah," ungkap Abdul Asis.
Ia menjelaskan, saat kejadian terdapat empat orang di dalam rumah, yakni dirinya bersama istri, anak, serta Nuhari, kakak perempuan Surianto.
Sementara itu, pemilik rumah, Surianto bersama istrinya, Fatmawati, sedang tidak berada di rumah karena berangkat ke Kabupaten Sinjai untuk menghadiri acara perkawinan keluarga.
Kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari material kayu membuat api dengan cepat merambat dan membakar seluruh bagian rumah hingga rata dengan tanah.
Kepala Desa Leworeng, Rusdi, S.Sos., yang kebetulan berada di lokasi saat kejadian, mengatakan api akhirnya berhasil dikuasai berkat kerja sama warga setempat dan keterlibatan petugas pemadam kebakaran.
"Alhamdulillah, berkat gotong royong masyarakat bersama petugas pemadam kebakaran, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Namun, rumah panggung beserta seluruh isinya sudah hangus terbakar," ujarnya.
Musibah ini turut mengundang keprihatinan masyarakat, termasuk panitia dan peserta MTQ ke-V Kabupaten Soppeng yang kegiatan pelaksanaannya berlangsung tidak jauh dari lokasi kebakaran di Desa Leworeng.
Pemerintah Desa Leworeng bersama pihak terkait diharapkan dapat segera memberikan bantuan tanggap darurat guna meringankan beban keluarga korban yang kehilangan tempat tinggal serta seluruh harta benda mereka.
Rusdi juga menyampaikan doa dan dukungan moral kepada keluarga Surianto agar tabah menghadapi musibah tersebut.
"Kami berdoa semoga pemilik rumah dan keluarganya diberikan kesabaran serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Semoga ada kebaikan yang menggantikan segala kehilangan yang dialami," tutupnya.
Musibah ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian dan solidaritas sosial masyarakat, terutama dalam membantu warga yang sedang tertimpa bencana.
(Red)
