PMII Soppeng Akan Gelar Aksi, Soroti Pemberhentian 8 Relawan SPPG Lalabata Bila 02

PMII Soppeng Akan Gelar Aksi, Soroti Pemberhentian 8 Relawan SPPG Lalabata Bila 02


Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Soppeng berencana menggelar aksi penyampaian pendapat di muka umum, Kamis (8/10/2026).

Aksi tersebut menyasar persoalan pemberhentian delapan relawan di SPPG Lalabata Bila 02. PMII Soppeng menilai pemberhentian tersebut perlu mendapat penjelasan dan difasilitasi melalui forum resmi agar persoalan tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan.

Berdasarkan surat pemberitahuan yang diterbitkan PC PMII Soppeng tertanggal 6 Oktober 2026, massa aksi dijadwalkan berkumpul mulai pukul 14.00 WITA hingga selesai.

Dalam surat tersebut disebutkan, aksi akan dilakukan di dua titik, yakni di depan SPPG Lalabata Bila 02 dan di depan Kantor DPRD Kabupaten Soppeng.

PMII juga meminta DPRD Soppeng memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak terkait, khususnya Kepala Dapur SPPG Lalabata Bila 02, guna membahas persoalan delapan relawan yang disebut diberhentikan secara sepihak.

PMII menyatakan aksi tersebut merupakan bentuk pendampingan dan pengawalan terhadap aspirasi masyarakat.

Dalam grand issue yang disampaikan, PMII menyoroti dugaan pemberhentian delapan relawan secara sepihak tanpa keterangan yang dianggap jelas serta minimnya rasa empati terhadap pihak yang terdampak.

“Pemberhentian delapan relawannya secara sepihak tanpa adanya keterangan yang jelas dan rasa empati terhadap korban,” demikian salah satu poin yang tercantum dalam surat pemberitahuan aksi tersebut.

Aksi tersebut rencananya melibatkan sekitar 50 orang massa. Selain aksi di lapangan, PMII meminta adanya agenda hearing di ruang DPRD Kabupaten Soppeng untuk mempertemukan pihak-pihak terkait.

PMII berharap penyampaian aspirasi tersebut dapat berlangsung aman, damai, dan tertib serta menghasilkan penyelesaian yang memberikan kejelasan terhadap status delapan relawan yang diberhentikan.

Hingga berita ini disusun, pihak SPPG Lalabata Bila 02 belum memberikan keterangan terkait rencana aksi maupun tudingan pemberhentian sepihak terhadap delapan relawan tersebut.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates