Gowa, Kabartujuhsatu.news, Dugaan aksi geng motor dan penyerangan yang terjadi di Dusun Bontowa, Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, mulai memicu keresahan warga.
Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat, terutama para pemuda yang berharap aparat kepolisian tidak menunggu situasi semakin memburuk sebelum mengambil langkah pencegahan dan penegakan hukum.
Salah seorang pemuda Bontowa, Risaldi Aditia, secara terbuka meminta Polsek Barombong dan Polresta Gowa segera turun tangan menangani dugaan aksi tersebut.
“Kami menantang Polsek Barombong dan Polresta Gowa untuk tidak tinggal diam. Persoalan ini sudah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Jangan menunggu sampai ada korban yang lebih serius baru kemudian bertindak,” tegas Risaldi. Rabu (7/10/2026).
Menurutnya, aparat perlu meningkatkan patroli di wilayah yang dianggap rawan serta menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait dugaan penyerangan maupun aksi kelompok yang mengganggu keamanan.
Risaldi menilai keamanan warga tidak boleh hanya menjadi perhatian setelah terjadi insiden. Langkah pencegahan, kata dia, harus dilakukan sejak munculnya indikasi gangguan kamtibmas.
“Kami meminta aparat segera melakukan pengamanan, mengusut setiap aksi penyerangan, serta menindak pihak-pihak yang terbukti melakukan tindak pidana sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Selain kepolisian, Risaldi juga mendesak Pemerintah Desa Tinggimae dan Pemerintah Kecamatan Barombong mengambil langkah konkret.
Ia meminta pemerintah setempat membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat, pemuda, serta aparat keamanan untuk mencari solusi agar potensi konflik tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
“Jangan hanya menunggu persoalan terjadi. Pemerintah desa, kecamatan dan aparat kepolisian harus duduk bersama mencari solusi agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” katanya.
Risaldi secara khusus meminta Polsek Barombong dan Polresta Gowa meningkatkan kegiatan patroli dan melakukan penyelidikan terhadap dugaan aksi penyerangan yang dilaporkan masyarakat.
“Kami menantang Polsek Barombong dan Polresta Gowa untuk membuktikan bahwa aparat hadir dan mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Kami hanya ingin keamanan dan ketertiban benar-benar dirasakan warga Bontowa,” tegasnya.
Ia berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik antarkelompok maupun menimbulkan korban.
“Kami ingin Bontowa menjadi tempat yang aman bagi masyarakat, bukan tempat di mana warga harus merasa takut. Karena itu, kami meminta pemerintah dan aparat kepolisian segera bertindak sebelum persoalan ini berkembang menjadi lebih besar,” tutup Risaldi.
Kini masyarakat menunggu langkah konkret aparat dan pemerintah setempat dalam merespons keresahan terkait dugaan aksi geng motor dan penyerangan di wilayah Bontowa.
(Red)
