Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa MAN 1 Soppeng. Empat siswa madrasah itu sukses mencatatkan nama mereka sebagai jawara dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Sains 2026 tingkat Kabupaten Soppeng.
Bukan sekadar ikut berkompetisi, kontingen MAN 1 Soppeng tampil dominan dengan memborong tiga gelar Juara 1 dan satu Juara 3 dari sejumlah bidang studi yang diperlombakan.
Empat prestasi tersebut masing-masing diraih A. Fahmi Khairul Wahid dari kelas XII F1 yang menjadi Juara 1 Matematika, Muh. Kayzan Nawfal Ramadhan dari kelas XII F1 sebagai Juara 1 Geografi, serta Falihah Shobiroh R. Hasruddin dari kelas XII F1 yang keluar sebagai Juara 1 Ekonomi.
Sementara itu, Nur Latifah, siswa kelas XI F1, berhasil mengamankan Juara 3 bidang Kimia.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa MAN 1 Soppeng tidak hanya aktif mengikuti kompetisi, tetapi juga memiliki daya saing kuat dalam berbagai bidang akademik.
Kepala MAN 1 Soppeng, Dr. Musmuliadi, S.Ag., M.A., menyebut keberhasilan tersebut lahir dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten.
“Prestasi pada dasarnya lahir dari proses yang sistematis. Pemetaan talenta kami lakukan sejak awal, yang kemudian disempurnakan melalui pembinaan, latihan rutin, evaluasi, hingga pendampingan intensif. Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh ekosistem di MAN 1 Soppeng,” ungkapnya, Minggu (13/9/2026).
Menurut Musmuliadi, kompetisi akademik bukan hanya soal mengejar gelar juara. Lebih dari itu, ajang seperti OMI menjadi ruang bagi siswa untuk menguji kemampuan sekaligus mengembangkan pola berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).
Melalui proses tersebut, siswa didorong untuk memiliki kemampuan menganalisis persoalan, berpikir kritis, melakukan penalaran, serta mencari solusi terhadap berbagai permasalahan.
Meski demikian, Musmuliadi mengingatkan para siswa agar tidak berhenti pada pencapaian akademik.
“Orientasi utama kami bukan sekadar mencetak siswa berotak cerdas, melainkan membentuk generasi yang seimbang secara intelektual, spiritual, sosial, dan emosional. Ilmu pengetahuan baru benar-benar bernilai jika dipadukan dengan karakter mulia dan kemanfaatan nyata,” tegasnya.
Prestasi empat siswa tersebut sekaligus menjadi suntikan motivasi bagi seluruh keluarga besar MAN 1 Soppeng untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi.
Pihak madrasah memberikan apresiasi kepada para guru pembimbing, tenaga pendidik dan orang tua yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasi para siswa.
Ke depan, MAN 1 Soppeng bertekad memperkuat program pembinaan, literasi, riset dan pengembangan bakat siswa agar prestasi yang telah diraih di tingkat kabupaten dapat terus berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi.
Tiga Juara 1 dan satu Juara 3 menjadi catatan tersendiri: MAN 1 Soppeng kembali menunjukkan bahwa madrasah mampu bersaing dan berbicara banyak di panggung akademik.
(Red)
