Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Rektor Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) Soppeng, Dr. Hj. Andi Adawiah, SE, MM, menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian akademik.
Di tengah derasnya perkembangan teknologi digital, menurutnya, mahasiswa juga harus dibekali karakter dan akhlak yang kuat agar mampu menghadapi perubahan zaman.
Pesan tersebut disampaikan Andi Adawiah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Lamappapoleonro Convention Center (LCC) Soppeng, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah Muhammad SAW untuk Membangun Generasi Unggul, Berilmu dan Berakhlak Mulia.”
Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle dan Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto turut hadir bersama jajaran pimpinan UNIPOL, dosen dan ratusan mahasiswa.
Andi Adawiah mengatakan, keteladanan Rasulullah SAW memiliki relevansi kuat dalam membentuk karakter generasi muda.
“Meneladani akhlak Rasulullah SAW adalah kunci membangun karakter generasi yang beradab dan berilmu di era digital ini. UNIPOL bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi wadah membentuk manusia berakhlak mulia,” tegasnya.
Ia menilai kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi, menjaga etika dan membangun tanggung jawab sosial.
Karena itu, nilai-nilai keagamaan dan pendidikan karakter, kata dia, harus tetap menjadi bagian dari proses pendidikan di lingkungan kampus.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNIPOL juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan Maulid.
Sementara itu, Wabup Selle KS Dalle memberikan pujian terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Saya bangga dengan pelaksanaan Maulid yang dikelola dengan sangat profesional,” ungkap Selle.
Ia berharap peringatan Maulid tidak berhenti pada seremoni, tetapi mampu mendorong seluruh peserta untuk mengimplementasikan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Hikmah Maulid disampaikan Ir. A. Hafid Mappatoba. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya salat sebagai fondasi spiritual dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
“Semua persoalan hidup diselesaikan dalam salat,” ujarnya.
Peringatan Maulid UNIPOL menjadi momentum memperkuat pesan bahwa pendidikan tinggi bukan hanya tentang mencetak manusia berilmu, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki akhlak, integritas dan tanggung jawab.
(Red)
