Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat membuahkan hasil positif. Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar dalam rangkaian Pasar Ramadhan SUKSES 2026 di Lapangan Gasis Watansoppeng mencatat sebanyak 310 warga telah memanfaatkan fasilitas tersebut selama pelaksanaan pada 12 hingga 17 Maret 2026.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Soppeng, Muhammad Evinuddin, mengungkapkan bahwa capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Menurutnya, kehadiran layanan kesehatan di ruang publik terbukti mampu menarik minat warga yang sebelumnya mungkin enggan atau belum sempat mengakses fasilitas kesehatan formal.
“Ketika layanan kita hadir lebih dekat, masyarakat jadi lebih mudah menjangkau dan langsung memanfaatkannya. Ini menunjukkan kesadaran kesehatan mulai tumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya.
Selama enam hari pelaksanaan, layanan CKG dibuka setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WITA. Waktu tersebut dipilih untuk menyesuaikan dengan aktivitas warga yang memadati kawasan Pasar Ramadhan, sehingga layanan kesehatan dapat diakses tanpa mengganggu rutinitas harian mereka.
Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan dari enam puskesmas yang bertugas secara bergiliran. Adapun rincian jumlah warga yang dilayani masing-masing puskesmas yaitu Puskesmas Tajuncu sebanyak 67 orang, Puskesmas Cangadi 53 orang, Puskesmas Sewo 52 orang, Puskesmas Malaka 50 orang, Puskesmas Salotungo 47 orang, dan Puskesmas Ganra 41 orang.
Evinuddin menilai, strategi menghadirkan layanan kesehatan di tengah keramaian seperti Pasar Ramadhan merupakan langkah efektif dalam memperluas jangkauan pelayanan.
Selain memberikan kemudahan akses, pendekatan ini juga dinilai mampu mengedukasi masyarakat secara langsung tentang pentingnya menjaga kesehatan.
“Pelayanan kesehatan tidak harus selalu menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Justru kita yang harus aktif hadir di ruang-ruang publik agar lebih banyak masyarakat yang terjangkau,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar memberikan layanan gratis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
Dengan kemudahan akses yang diberikan, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
“Ini adalah langkah awal untuk membentuk pola pikir baru. Ketika akses dipermudah, masyarakat akan lebih sadar pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan berkala,” tambahnya.
Ke depan, Dinas Kesehatan Soppeng berencana untuk terus menghadirkan layanan serupa di berbagai kegiatan masyarakat lainnya.
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Dengan tingginya antusiasme warga selama pelaksanaan Pasar Ramadhan tahun ini, program Cek Kesehatan Gratis diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga semakin memperkuat kedekatan antara layanan kesehatan dan masyarakat.
(Red)




