Warga Pengguna Jalan Dukung Penertiban Lapak di Atas Trotoar Makassar
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    Warga Pengguna Jalan Dukung Penertiban Lapak di Atas Trotoar Makassar

    Kabartujuhsatu
    Sabtu, 07 Februari 2026, Februari 07, 2026 WIB Last Updated 2026-02-07T11:37:47Z
    masukkan script iklan disini


    Makassar, Kabartujuhsatu.news, Kebijakan Pemerintah Kota Makassar dalam menertibkan lapak pedagang yang berdiri di atas trotoar di sejumlah ruas jalan mendapat respons positif dari warga. Khususnya para pengguna jalan dan pejalan kaki, langkah ini dinilai berhasil mengembalikan fungsi trotoar sebagai ruang publik yang aman, nyaman, dan ramah bagi masyarakat.


    Penertiban yang dilakukan di beberapa titik strategis kota tersebut dianggap sebagai solusi atas persoalan lama yang kerap dikeluhkan warga, yakni trotoar yang beralih fungsi menjadi tempat berjualan.


    Kondisi itu sebelumnya memaksa pejalan kaki turun ke badan jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.


    Hendra (34), seorang warga yang setiap hari melintas di kawasan pusat Kota Makassar, mengaku kini merasakan perubahan signifikan.


    Ia mengatakan trotoar yang sebelumnya sulit dilalui kini kembali bisa digunakan sebagaimana mestinya.


    “Dulu hampir setiap hari harus turun ke jalan karena trotoar dipenuhi lapak. Sekarang sudah lebih bersih dan tertata. Kami sebagai pejalan kaki merasa jauh lebih aman,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).


    Hal senada disampaikan Ina (28), karyawan swasta yang rutin beraktivitas di sekitar Jalan Alauddin.


    Menurutnya, penertiban ini bukan semata-mata tindakan penggusuran, melainkan upaya pemerintah dalam menegakkan aturan dan melindungi hak publik.


    “Trotoar itu fasilitas umum untuk pejalan kaki. Kalau semuanya tertib, suasana kota juga jadi lebih nyaman. Pedagang pun sebenarnya bisa tetap berjualan di lokasi yang sudah disiapkan pemerintah,” kata Ina.


    Dukungan juga datang dari pengguna jalan lainnya, termasuk pengemudi ojek online. Faisal (41) menyebut keberadaan lapak di atas trotoar sebelumnya sering memicu kemacetan karena pembeli memarkir kendaraan sembarangan di bahu jalan.


    “Kalau trotoar bersih, pembeli juga tidak berhenti seenaknya. Arus lalu lintas jadi lebih lancar dan risiko kecelakaan bisa dikurangi,” jelasnya.


    Meski mendukung penertiban, sejumlah warga berharap pemerintah kota tidak mengabaikan nasib para pedagang kecil yang terdampak.


    Mereka menilai penataan kota harus dibarengi dengan solusi yang adil, seperti penyediaan lokasi relokasi yang layak, strategis, dan mudah dijangkau pembeli.


    “Penertiban penting, tapi pedagang juga perlu diperhatikan. Kalau ada tempat relokasi yang bagus, semua pihak pasti diuntungkan,” ujar salah seorang warga lainnya.


    Penertiban lapak di atas trotoar ini merupakan bagian dari program penataan ruang publik Pemerintah Kota Makassar.


    Selain untuk meningkatkan estetika kota, kebijakan tersebut juga bertujuan memastikan seluruh fasilitas umum dapat digunakan sesuai peruntukannya oleh semua lapisan masyarakat.


    Ke depan, warga berharap upaya penataan kota ini dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, disertai pengawasan yang tegas agar trotoar tetap bebas dari aktivitas yang melanggar aturan.


    Dengan demikian, Makassar diharapkan dapat menjadi kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi warganya.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini