Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, H. Andi Kaswadi Razak, SE, genap berusia 59 tahun pada Ahad, 1 Februari 2026.
Di usia tersebut, Andi Kaswadi Razak yang lahir pada 1 Pebruari 1967 itu tetap dikenal sebagai salah satu tokoh politik paling berpengaruh di Kabupaten Soppeng, dengan rekam jejak panjang di legislatif, eksekutif, hingga dunia usaha dan pertanian.
Andi Kaswadi Razak merupakan sosok pemimpin yang lahir dari proses panjang. Karier politiknya dimulai sejak usia muda.
Pada usia 37 tahun, ia telah dipercaya menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, sebuah pencapaian yang menunjukkan kuatnya kepercayaan publik dan internal partai terhadap kepemimpinannya.
Sebagai kader Partai Golkar, Andi Kaswadi Razak menjabat Ketua DPRD Kabupaten Soppeng selama dua periode.
Dalam posisinya sebagai pimpinan legislatif, ia dikenal aktif mendorong fungsi pengawasan, legislasi, serta penguatan peran DPRD dalam mendukung pembangunan daerah.
Tak berhenti di situ, ia kembali terpilih untuk periode ketiga sebagai anggota DPRD Kabupaten Soppeng dan dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD.
Pengalaman panjang di parlemen daerah tersebut kemudian mengantarkannya maju sebagai Calon Bupati Soppeng.
Keputusan maju ke eksekutif terbukti tepat. Andi Kaswadi Razak berhasil memenangkan kontestasi dan menambah pengalaman serta kontribusinya di bidang pemerintahan.
Di masa kepemimpinannya, Kabupaten Soppeng mencatat berbagai capaian pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang dinilai positif oleh masyarakat.
Dari sisi politik kepartaian, kiprah Andi Kaswadi Razak juga terbilang solid. Pada periode 2009–2014, ia berhasil mengantarkan kader Partai Golkar meraih 11 kursi DPRD Kabupaten Soppeng, menjadikan Golkar sebagai partai mayoritas di parlemen daerah.
Prestasi tersebut berlanjut pada periode berikutnya. Pada 2014, dalam pemerintahan periode keduanya, Partai Golkar kembali mencatatkan peningkatan dengan meraih 12 kursi DPRD Kabupaten Soppeng untuk periode 2024–2029.
Capaian ini menegaskan kuatnya mesin partai dan konsistensi kepemimpinan Andi Kaswadi Razak dalam membina kader.
Keberhasilan kaderisasi juga terlihat dari peran keluarganya di dunia politik. Putra bungsunya, AM Farid, tampil sebagai peraih suara terbanyak dan dipercaya menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Soppeng periode 2024–2029.
Sementara itu, putranya yang lain, HA Ikram, juga berhasil melangkah ke level provinsi sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2024–2029.
Meski demikian, Andi Kaswadi Razak kerap menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif dan pembinaan kader yang berkelanjutan, bukan semata-mata faktor personal atau keluarga.
Selain dikenal sebagai politisi dan birokrat, Andi Kaswadi Razak juga memiliki perhatian besar pada dunia usaha, pertanian, dan perikanan.
Ia aktif mengembangkan berbagai tanaman percontohan di Medde, Desa Tellu Limpoe, yang menjadi inspirasi dan rujukan bagi masyarakat, khususnya petani lokal.
Kecintaannya terhadap sektor pertanian membuatnya terus mendorong inovasi, pemanfaatan lahan secara produktif, serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal.
Kiprahnya di sektor ini dinilai berhasil dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
Kini, meski tidak lagi berada langsung dalam struktur pemerintahan, pengaruh politik Andi Kaswadi Razak masih dianggap kuat. Jaringan politik, pengalaman panjang, serta keberhasilannya mengantarkan kader Golkar meraih kursi terbanyak di DPRD menjadi bukti bahwa perannya masih sangat diperhitungkan.
Di usia 59 tahun, Andi Kaswadi Razak tetap dipandang sebagai figur panutan, tidak hanya dalam politik dan pemerintahan, tetapi juga dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pertanian dan usaha produktif.
Kiprahnya menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan Kabupaten Soppeng dan dinamika politik Sulawesi Selatan.
(Red)




