Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Dalam rangka memperkuat sinergitas antara kepolisian dan tokoh agama serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polres Soppeng menghadiri sekaligus melaksanakan pengamanan kegiatan Pelantikan Pengurus Cabang Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kecamatan se-Kabupaten Soppeng yang dirangkaikan dengan pembinaan imam masjid.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng pada Minggu, 15 Februari 2026, pukul 09.30 WITA.
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., diwakili oleh Kasat Binmas IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si., yang turut hadir sekaligus memastikan pelaksanaan pengamanan berjalan optimal.
Kehadiran perwakilan Polres Soppeng dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung kegiatan keagamaan serta memperkuat peran tokoh agama sebagai mitra strategis dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Soppeng.
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua PW IPIM Sulawesi Selatan, Bupati dan Wakil Bupati Soppeng, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua PD IPIM Soppeng beserta jajaran pengurus, serta para imam masjid se-Kabupaten Soppeng.
Dalam keterangannya, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi dengan tokoh agama memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang harmonis dan damai di tengah masyarakat.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Peran imam masjid sebagai tokoh agama sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan persatuan, toleransi, serta kedamaian kepada masyarakat. Sinergitas ini menjadi kunci dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa imam masjid memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran masyarakat melalui dakwah yang menyejukkan serta mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan.
Dengan komunikasi yang intens antara kepolisian dan tokoh agama, potensi konflik sosial dapat diminimalisir sejak dini.
Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Soppeng melaksanakan pengamanan dan monitoring secara terbuka maupun tertutup guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.
Situasi selama kegiatan berlangsung terpantau kondusif tanpa adanya gangguan berarti.
Kegiatan pelantikan berakhir pada pukul 11.15 WITA dan dilanjutkan dengan pembinaan imam masjid sebagai bagian dari penguatan kapasitas serta peningkatan kualitas peran keagamaan di tengah masyarakat. Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan terkendali.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polres Soppeng dan para imam masjid semakin solid dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat nilai-nilai toleransi, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis dan damai di Kabupaten Soppeng.
(Red)




