Soppeng, Kabartujuhaatu.news, Kabar duka menyelimuti keluarga besar SD Negeri 7 Salotungo, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Ketua Komite SDN 7 Salotungo, Drs. A. Yahya Daud, SH, MH meninggal dunia di RS Wahidin kota Makas pada Kamis (12/2/2026) di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar.
Almarhum mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan medis
.
Informasi wafatnya beliau segera menyebar dan menimbulkan duka mendalam bagi pihak sekolah, orang tua siswa, serta masyarakat sekitar yang mengenal dedikasinya terhadap dunia pendidikan.
Drs. A. Yahya Daud dikenal sebagai sosok yang aktif dan konsisten mendukung berbagai program pengembangan sekolah
.
Selama menjabat sebagai Ketua Komite, ia berperan dalam menjembatani komunikasi antara sekolah dan wali murid, serta turut mendorong peningkatan sarana dan mutu pendidikan di SDN 7 Salotungo.
Kepala SD Negeri 7 Salotungo, Abdul Asis, S.Pd.I, menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhum.
Ia menyebut Drs. A. Yahya Daud sebagai figur yang memiliki komitmen tinggi dan penuh tanggung jawab terhadap kemajuan sekolah.
“Beliau bukan hanya mitra kerja, tetapi sudah seperti keluarga bagi kami. Kami sangat kehilangan sosok yang tulus dan selalu hadir dalam berbagai upaya pengembangan sekolah.
"Semoga Allah menerima segala amal ibadah beliau dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Abdul Asis.
Menurut pihak sekolah, almarhum selama ini aktif mendampingi berbagai kegiatan, mulai dari rapat koordinasi komite hingga dukungan terhadap program peningkatan kualitas pembelajaran.
Keberadaannya dinilai memberi kontribusi nyata dalam membangun sinergi antara sekolah dan masyarakat.
Ucapan duka juga datang dari para guru, tenaga kependidikan, serta wali murid yang merasa kehilangan sosok yang dikenal bersahaja dan mudah berkomunikasi.
Banyak pihak menilai pengabdian almarhum menjadi teladan dalam mendukung pendidikan di tingkat sekolah dasar.
Rencananya, almarhum akan dimakamkan di kampung halamannya setelah proses pemulasaraan jenazah selesai dilakukan.
Pihak keluarga meminta doa dari seluruh masyarakat agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Kepergian Drs. A. Yahya Daud menjadi kehilangan besar bagi SDN 7 Salotungo. Namun, semangat pengabdian dan kontribusinya terhadap dunia pendidikan diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah dalam melanjutkan program-program yang telah dirintis bersama.
Dari informasi yang dihimpun media ini, Jenazah Almarhum akan di semayamkan di rumah duka di Salotungo Kelurahan Lalabata Rilau dan prosesi pemakaman akan dilaksanakan sebelum shalat Ashar.
(Red)



