Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas TMMD Ke-127 Bersihkan Pekuburan di Desa Jampu
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas TMMD Ke-127 Bersihkan Pekuburan di Desa Jampu

    Kabartujuhsatu
    Sabtu, 14 Februari 2026, Februari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-02-15T04:56:01Z
    masukkan script iklan disini


    Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Dalam rangka pelaksanaan Tugas Pembinaan Masyarakat Desa melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 1423/Soppeng, personel Satgas TMMD bersama aparat Desa, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan warga melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan Pekuburan Mattampa WaliE yang terletak di Dusun Jampu, Desa Jampu, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Sabtu (14/02/2026).


    Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan teritorial sekaligus momentum menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.


    Lebih dari 130 peserta terlibat dalam aksi sosial tersebut, menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta nilai-nilai penghormatan kepada leluhur.


    Sejak pagi hari, personel TNI dan warga tampak bahu-membahu membersihkan rumput liar, mengangkat sampah, merapikan nisan, hingga memastikan seluruh area pekuburan dalam kondisi bersih dan tertata.


    Suasana penuh kekompakan dan kebersamaan terlihat jelas di setiap sudut lokasi.


    Komandan Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1423/Soppeng, Letkol Inf. Eko Yulianto, dalam keterangannya menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya dalam konteks menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sosial.


    “Sebagai personel TNI, kita tidak hanya bertugas menjaga keamanan negara, tetapi juga membantu membangun kesejahteraan dan keharmonisan masyarakat, dan kegiatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.


    Ia juga menjelaskan bahwa momentum menjelang Ramadhan memiliki makna mendalam.


    “Mengapa kita lakukan kegiatan ini jelang Ramadhan? Karena Bulan Suci adalah momen untuk membersihkan diri, baik jasmani maupun rohani".


    "Membersihkan pekuburan adalah bentuk ibadah kita untuk menghormati almarhum serta mempererat tali persaudaraan bersama warga setempat,” tambahnya.



    Sementara itu, Kepala Desa Jampu, Nurhafsah, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, gotong royong ini bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan simbol kebersamaan dan persatuan warga.


    “Kegiatan ini sangat bermakna bagi kita semua. Selain membuat pekuburan menjadi bersih, gotong royong ini juga membuat hubungan antar warga semakin erat. Kami berharap semangat seperti ini terus terjaga,” ungkapnya.


    Ia menambahkan bahwa nilai gotong royong harus terus dipelihara, tidak hanya menjelang Ramadhan, tetapi menjadi budaya yang mengakar dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Jampu.


    “Ini bukan hanya tentang membersihkan pekuburan, tetapi tentang membersihkan hati kita dari rasa egois dan mempererat tali silaturahmi,” tutupnya.


    Program TMMD sendiri merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan, baik dari aspek fisik maupun non-fisik.


    Melalui kegiatan seperti ini, kemanunggalan TNI dan rakyat semakin nyata dan terasa manfaatnya.


    Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, masyarakat Desa Jampu optimis menyambut Ramadhan 1447 H dalam suasana lingkungan yang bersih, hati yang lapang, dan hubungan sosial yang semakin harmonis.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini