Sambung Tulang Mulai Digemari di Soppeng, Warkop Camidu Jadi Tempat Favorit Pecinta Permainan Tradisional

Sambung Tulang Mulai Digemari di Soppeng, Warkop Camidu Jadi Tempat Favorit Pecinta Permainan Tradisional


Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Di tengah maraknya permainan digital dan hiburan berbasis teknologi, permainan tradisional Sambung Tulang justru kembali menarik perhatian masyarakat di Soppeng.

Fenomena tersebut terlihat di Warkop Camidu yang berada di Jalan Kesatria, Watansoppeng, Selasa malam (9/6/2026), ketika sejumlah warga berkumpul untuk memainkan permainan kartu yang sarat strategi tersebut.

Suasana hangat dan penuh canda tawa mewarnai jalannya permainan. Para pemain tampak serius menyusun strategi sambil menunggu giliran untuk menurunkan kartu terbaik mereka.

Meski terlihat sederhana, permainan Sambung Tulang ternyata membutuhkan ketelitian, kecermatan, dan kemampuan membaca peluang dari kartu yang dimiliki maupun yang dimainkan lawan.

Permainan yang menggunakan kartu Joker ini memiliki aturan tersendiri. Salah satu syarat utama adalah pemain harus memiliki angka dasar minimal tiga kartu yang tersusun secara berurutan sebelum dapat melanjutkan permainan.

Tantangan semakin menarik ketika pemain berusaha menghabiskan kartu di tangan dengan membentuk susunan kartu jadi, baik secara berurutan maupun dalam bentuk tris.

Keseruan permainan semakin terasa ketika kartu-kartu yang berada di meja mulai bertambah dan membuka peluang baru bagi setiap pemain.

Tidak jarang pemain harus berpikir cukup lama sebelum memutuskan kartu yang akan diturunkan agar tidak memberikan keuntungan kepada lawan.

Pada malam tersebut, permainan diikuti oleh enam orang pemain. Sejumlah tokoh masyarakat dan pengunjung warkop juga terlihat ikut meramaikan suasana. Di antaranya anggota DPRD Kabupaten Soppeng, H. Ismail H. Cedang, bersama Ketua Harian PSI Soppeng  Adi Mannahawu serta beberapa pengunjung lainnya seperti Jaya,  Askar Munir dan Erwin.

Menurut para pemain, Sambung Tulang bukan sekadar permainan pengisi waktu luang. Permainan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial, membangun kebersamaan, dan menjaga tradisi yang telah lama dikenal masyarakat.

Di tengah kesibukan sehari-hari, berkumpul di warung kopi sambil bermain kartu tradisional menjadi hiburan tersendiri yang mampu menghadirkan suasana kekeluargaan.

Kembalinya minat masyarakat terhadap Sambung Tulang menunjukkan bahwa permainan tradisional masih memiliki tempat di hati warga. Selain menghibur, permainan ini juga melatih konsentrasi, kesabaran, dan kemampuan menyusun strategi.

Warkop Camidu pun kini menjadi salah satu lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpul para pecinta Sambung Tulang di Watansoppeng. Hampir setiap malam, suasana permainan berlangsung meriah dan menarik perhatian pengunjung yang datang untuk menikmati kopi sekaligus menyaksikan jalannya pertandingan.

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang kembali memainkan Sambung Tulang, permainan tradisional ini diharapkan dapat terus lestari dan menjadi bagian dari budaya lokal yang diwariskan kepada generasi berikutnya.

Tidak menutup kemungkinan, permainan yang pernah populer di masanya ini akan kembali menjadi tren di kalangan masyarakat Soppeng.

"Dari warung kopi, tradisi lama kembali hidup dan menjadi hiburan yang menyatukan berbagai kalangan masyarakat."ujar H Ismail legislator Golkar tersebut.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates