Warga Soppeng Heboh! Malam Hari Didatangi Polisi dan Mahasiswa, Ternyata Ini yang Terjadi di Desa Lalabatariaja -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

     


    Daftar Blog Saya

    Warga Soppeng Heboh! Malam Hari Didatangi Polisi dan Mahasiswa, Ternyata Ini yang Terjadi di Desa Lalabatariaja

    Kabartujuhsatu
    Sabtu, 18 April 2026, April 18, 2026 WIB Last Updated 2026-04-19T02:47:59Z
    masukkan script iklan disini


    Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Suasana malam di Desa Lalabatariaja, Kecamatan Donri-Donri, mendadak berbeda pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 20.15 WITA.


    Warga yang biasanya beraktivitas santai, tiba-tiba berkumpul dalam sebuah kegiatan yang menghadirkan aparat kepolisian bersama mahasiswa.


    Bukan tanpa alasan, kegiatan tersebut ternyata merupakan penyuluhan Kamtibmas yang digelar oleh Satuan Binmas dari Polres Soppeng, berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Tematik Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) Soppeng.


    Kegiatan ini menjadi bagian dari program KKN Tematik Angkatan V Tahun 2026 Posko 14, yang fokus pada edukasi masyarakat terhadap ancaman kejahatan modern, khususnya di dunia digital.


    Dalam penyuluhan tersebut, warga dibuat semakin waspada setelah mengetahui berbagai modus kejahatan cyber yang kini marak terjadi.


    Mulai dari penipuan online, judi online (judol), hingga pinjaman online ilegal (pinjol), semuanya dibahas secara terbuka dan mudah dipahami.


    Kasat Binmas Iptu Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si yang hadir sebagai pemateri menjelaskan bahwa banyak masyarakat menjadi korban karena kurangnya literasi digital.


    “Sekarang ini kejahatan tidak lagi harus bertemu langsung. Cukup lewat HP, orang bisa tertipu. Makanya kita harus lebih hati-hati,” ungkapnya di hadapan warga.


    Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan hal mencurigakan, termasuk melalui layanan Call Center 110 yang bisa diakses secara gratis.


    Kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan tanpa tujuan. Ini merupakan bentuk nyata pendekatan humanis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).


    Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.M., M.I.K. turut memberikan apresiasi terhadap kolaborasi ini.


    Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan mahasiswa sangat penting dalam menghadapi tantangan kejahatan di era digital.


    “Edukasi seperti ini sangat penting. Kami ingin masyarakat tidak hanya tahu, tapi juga mampu mencegah kejahatan sejak dini,” tegasnya.


    Tak hanya polisi, mahasiswa KKN UNIPOL Soppeng juga memainkan peran penting dalam kegiatan ini. Mereka aktif membantu jalannya penyuluhan serta berinteraksi langsung dengan warga.


    Kehadiran mahasiswa ini disambut hangat oleh masyarakat. Banyak warga yang antusias bertanya dan berbagi pengalaman terkait kasus-kasus penipuan online yang pernah mereka alami atau dengar.


    Tokoh masyarakat setempat pun mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai sangat bermanfaat dan relevan dengan kondisi saat ini.


    Di akhir kegiatan, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi digital.


    Jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya, hindari transaksi mencurigakan, dan selalu waspada terhadap tawaran yang terlalu menggiurkan.


    Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan, baik di dunia nyata maupun digital.


    Karena di era sekarang, kejahatan bisa datang kapan saja dan bahkan dari genggaman tangan sendiri.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini