Makassar, Kabartujuhsatu.news, Siapa sangka, dari sebuah dojo di Kabupaten Bone, lahir para petarung tangguh yang sukses mengguncang arena kejuaraan karate tingkat provinsi! Dalam ajang bergengsi yang digelar di GOR Universitas Hasanuddin (UNHAS) pada 16–18 April 2026, atlet DOJO INKANAS BPI BRIMOB Bone tampil luar biasa dan membawa pulang 5 medali sekaligus.
Prestasi ini bukan sekadar angka. Di baliknya, ada kerja keras, latihan tanpa lelah, dan semangat juang tinggi yang akhirnya membuahkan hasil membanggakan.
Kelima atlet tampil di nomor kumite yang dikenal penuh tekanan dan adu strategi. Meski menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah, mereka tetap mampu menunjukkan performa terbaik.
Berikut daftar atlet yang berhasil mencetak prestasi:
🥈 Yukinara — Kumite Putri Pemula +45 kg (Medali Perak).
🥈 Nur Fatwatullah — Kumite Putri Prapemula +35 kg (Medali Perak).
🥉 Muh. Gian Algifari — Kumite Putra Prapemula -35 kg (Medali Perunggu).
🥉 Nur Adelia — Kumite Putri Cadet -47 kg (Medali Perunggu).
🥉 Radja Adityawarman — Kumite Putra Junior -76 kg (Medali Perunggu).
Di balik keberhasilan ini, ada sosok penting yang tak bisa dilupakan: Senpai Muldiyana, sang pelatih yang terus mengasah kemampuan para atlet.
Bersama tim pendamping Senpai Rafika dan Senpai Hilmi, mereka memberikan dukungan penuh selama kejuaraan berlangsung.
Tak hanya itu, bimbingan dari para sensei dan senpai Pengda INKANAS Sulawesi Selatan juga menjadi faktor penting dalam membentuk mental juara para atlet.
Prestasi ini semakin lengkap dengan keberhasilan tim Pengda INKANAS Sulawesi Selatan yang keluar sebagai Juara Umum 1, dengan total:
🥇 24 Medali Emas
🥈 26 Medali Perak
🥉 8 Medali Perunggu.
Kehadiran atlet dari Bone menjadi bagian penting dalam kemenangan besar tersebut.
Dalam pernyataannya, Senpai Muldiyana mengungkapkan rasa bangga sekaligus harapannya:
“Semoga ke depan kita bisa meraih hasil yang lebih baik lagi dan terus mencetak atlet berprestasi.” ujarnya kepada media ini, Minggu (19/4/2026).
Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan menuju puncak masih panjang. Dukungan dari orang tua, tim, dan komunitas menjadi kunci utama.
Sorakan khas Sulawesi Selatan, “Ewako!”, kembali menggema. Bukan hanya sebagai yel-yel, tapi juga simbol semangat juang yang tak pernah padam dari para atlet INKANAS Bone.
Dengan pencapaian ini, satu hal menjadi jelas, Atlet Bone siap bersaing di level yang lebih tinggi!
(Red/Her)








