Safari Ramadan di Rappocini, Wali Kota Makassar Munafri Ajak Warga Perkuat Kesadaran Kelola Sampah -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daftar Blog Saya

    Safari Ramadan di Rappocini, Wali Kota Makassar Munafri Ajak Warga Perkuat Kesadaran Kelola Sampah

    Kabartujuhsatu
    Rabu, 04 Maret 2026, Maret 04, 2026 WIB Last Updated 2026-03-05T07:38:05Z
    masukkan script iklan disini


    Makassar, Kabartujuhsatu.news,– Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memanfaatkan momentum Safari Ramadan untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan kota selama bulan suci.


    Ajakan tersebut disampaikan Munafri usai melaksanakan Salat Subuh berjamaah bersama warga di Masjid Mardhiyyah, Kecamatan Rappocini, Kamis (5/3/2026).


    Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa aktivitas masyarakat selama Ramadan meningkat signifikan, sehingga potensi peningkatan volume sampah juga perlu menjadi perhatian bersama.


    Munafri yang akrab disapa Appi menilai Ramadan selalu menghadirkan dinamika sosial dan ekonomi yang cukup tinggi di Kota Makassar. Salah satunya terlihat dari menjamurnya lapak pedagang takjil di berbagai ruas jalan yang menjadi pusat aktivitas warga menjelang waktu berbuka puasa.


    Menurutnya, geliat ekonomi tersebut tentu membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan pendapatan.


    Namun di sisi lain, peningkatan aktivitas tersebut juga berpotensi menambah volume sampah di sejumlah titik keramaian kota.


    “Intensitas kegiatan masyarakat selama Ramadan tentu meningkat. Aktivitas ekonomi juga semakin hidup. Tapi konsekuensinya, volume sampah juga pasti bertambah. Karena itu kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, perlu partisipasi dan kesadaran seluruh masyarakat,” kata Munafri.


    Ia menjelaskan bahwa dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 1,5 juta jiwa, Kota Makassar menghadapi tantangan yang tidak sederhana dalam pengelolaan lingkungan, khususnya terkait kebersihan dan ketertiban kota.


    Oleh karena itu, peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, baik di tingkat rumah tangga maupun di kawasan usaha yang ramai selama Ramadan.


    Munafri juga mengajak jamaah masjid untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial, termasuk dalam hal menjaga kebersihan lingkungan sekitar.


    “Kesadaran untuk mengelola sampah harus dimulai dari diri sendiri. Baik sampah rumah tangga maupun sampah dari aktivitas usaha selama Ramadan harus dikelola dengan baik,” ujarnya.


    Selain mengingatkan masyarakat, Munafri juga memberikan perhatian khusus kepada jajaran pemerintah di tingkat kecamatan hingga RT/RW untuk mulai mengantisipasi kondisi menjelang Hari Raya Idulfitri.


    Ia menyebutkan bahwa pada masa mudik Lebaran, tidak sedikit petugas kebersihan yang pulang ke kampung halaman sehingga berpotensi memengaruhi sistem pengangkutan sampah di kota.


    Karena itu, pemerintah wilayah diminta untuk menyusun perencanaan sejak dini agar pelayanan kebersihan tetap berjalan optimal selama periode tersebut.


    “Mulai sekarang harus disusun jadwalnya dengan baik. Pastikan sistem pengambilan sampah tetap berjalan. Jangan sampai saat Hari Raya Idulfitri kita justru dihadapkan dengan tumpukan sampah,” tegasnya.


    Menurut Munafri, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga wajah Kota Makassar tetap bersih dan tertib selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri.


    Ia berharap seluruh warga Makassar dapat memahami bahwa menjaga kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab moral bersama sebagai warga kota.


    “Kalau kita semua peduli, Makassar bisa tetap bersih dan nyaman selama Ramadan sampai Idulfitri,” tutupnya.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini