Realisasi Pendapatan APBD Takalar Capai 45 Persen di Awal Tahun 2026, Mendagri Beri Apresiasi -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daftar Blog Saya

    Realisasi Pendapatan APBD Takalar Capai 45 Persen di Awal Tahun 2026, Mendagri Beri Apresiasi

    Kabartujuhsatu
    Jumat, 13 Maret 2026, Maret 13, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T11:54:24Z
    masukkan script iklan disini

    Bupati Takalar Muhammad Firdaus Daeng Manye (ist). 


    Takalar, Kabartujuhsatu.news, Pemerintah Kabupaten Takalar kembali mencatat capaian positif dalam pengelolaan keuangan daerah. Hingga awal Maret 2026, realisasi pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Takalar telah mencapai 45 persen, meskipun tahun anggaran masih berada pada triwulan pertama.


    Capaian tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang digelar secara virtual bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia pada Senin, 9 Maret 2026.


    Dalam forum tersebut, Mendagri menilai kinerja Pemerintah Kabupaten Takalar sebagai salah satu contoh daerah yang mampu mengoptimalkan realisasi pendapatan daerah sejak awal tahun anggaran. Menurutnya, capaian ini menunjukkan adanya pengelolaan keuangan daerah yang berjalan secara efektif dan terencana.


    Keberhasilan ini dinilai tidak terlepas dari kepemimpinan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, yang dinilai mampu mendorong percepatan kinerja perangkat daerah dalam mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan daerah.


    Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyampaikan bahwa capaian realisasi pendapatan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar yang terus berupaya meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah.


    Menurutnya, pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah strategis untuk mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah, baik yang berasal dari transfer pemerintah pusat maupun dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).


    Ia menegaskan bahwa sinergi antar perangkat daerah menjadi kunci utama dalam mempercepat realisasi pendapatan daerah. Dengan kerja sama yang solid, berbagai potensi pendapatan daerah dapat dimaksimalkan untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan.


    “Capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah. Kami terus mendorong percepatan pengelolaan keuangan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Daeng Manye. Jum'at (13/3/2026). 


    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tingginya realisasi pendapatan di awal tahun menjadi indikator positif bagi keberlanjutan program pembangunan di Kabupaten Takalar sepanjang tahun anggaran 2026.


    Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis berbagai program prioritas daerah dapat dilaksanakan secara maksimal, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat.


    Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar setiap anggaran yang dikelola benar-benar memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat.


    Pemerintah Kabupaten Takalar juga akan terus menjaga konsistensi kinerja keuangan daerah dengan melakukan evaluasi secara berkala terhadap realisasi anggaran serta memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif.


    Capaian realisasi pendapatan sebesar 45 persen di awal tahun ini diharapkan menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Takalar untuk terus meningkatkan kinerja pembangunan daerah sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.


    Dengan berbagai langkah strategis yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis mampu mempertahankan kinerja positif tersebut hingga akhir tahun anggaran 2026 serta terus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini