Tingkatkan Keamanan Pangan, SPPG Soppeng Gelar Pelatihan Penjamah Makanan Bergizi Gratis
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    Tingkatkan Keamanan Pangan, SPPG Soppeng Gelar Pelatihan Penjamah Makanan Bergizi Gratis

    Kabartujuhsatu
    Selasa, 10 Februari 2026, Februari 10, 2026 WIB Last Updated 2026-02-11T03:49:15Z
    masukkan script iklan disini


    Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Soppeng selaku Koordinator Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) tingkat daerah menggelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan, Rabu (11/2/2026).


    Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kualitas, keamanan, dan higienitas makanan yang disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.


    Pelatihan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Pising, Kecamatan Donri-Donri, tersebut diikuti sekitar 80 peserta yang berasal dari berbagai dapur MBG di Kabupaten Soppeng.


    Para peserta merupakan relawan dan penjamah pangan yang terlibat langsung dalam proses pengolahan hingga pendistribusian makanan.


    Kepala SPPG Kabupaten Soppeng, Aman Andika, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme relawan dapur MBG.


    Menurutnya, keamanan pangan merupakan faktor krusial yang tidak bisa ditawar dalam program pemenuhan gizi masyarakat.


    “Pelatihan ini dilaksanakan agar seluruh relawan SPPG MBG dapat bekerja secara profesional. Penjamah pangan harus memahami dan menerapkan prinsip kebersihan serta keamanan pangan, sehingga makanan yang dibagikan tetap higienis dan aman untuk dikonsumsi,” ujar Aman Andika.


    Pelatihan ini difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng dengan menghadirkan pemateri dari sejumlah puskesmas.


    Materi yang disampaikan mencakup standar keamanan pangan, tata cara pengolahan makanan yang higienis, penggunaan alat pelindung diri, hingga prosedur penanganan makanan siap saji sesuai ketentuan kesehatan yang berlaku.



    Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai risiko kontaminasi pangan serta langkah pencegahan untuk menjaga mutu makanan sejak proses persiapan hingga pendistribusian.


    Salah satu koordinator mitra SPPG, Yayasan Prabu Narayah, menekankan bahwa keikutsertaan relawan dalam pelatihan ini bersifat wajib.


    Ia menyebutkan bahwa sertifikat pelatihan keamanan pangan menjadi salah satu syarat utama dalam operasional dapur MBG.


    “Relawan yang belum memiliki sertifikat pelatihan tidak diperkenankan memasuki area dapur. Ini merupakan komitmen kami untuk memastikan dapur MBG beroperasi sesuai standar kesehatan,” tegasnya.


    Kegiatan pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Camat Donri-Donri Hj Andi Singkeru, S.Pi, M.Si


    Camat Donri-Donri Andi Singkeru berharap seluruh relawan, khususnya yang bertugas di wilayah Kecamatan Donri-Donri, dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


    Sementara itu, Kepala Desa Pising Hj Sitti Salmiah, SE menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan wilayahnya sebagai lokasi kegiatan.


    Ia berharap pelatihan ini mampu memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas pelayanan dapur MBG bagi warga sekitar.


    Dengan terselenggaranya pelatihan ini, SPPG Kabupaten Soppeng berharap standar keamanan dan mutu makanan bergizi gratis yang disalurkan kepada masyarakat semakin terjamin, sekaligus mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi secara berkelanjutan.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini