Makassar, Kabartujuhsatu.news, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar (DISPORA) membuka Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kepemudaan dan olahraga.
Survei ini dapat diakses secara daring melalui tautan resmi https://skm.surveiku.com/survei/survei-kepuasan-masyarakat-dinas-pemuda-dan-olahraga
maupun dengan memindai kode QR yang telah disediakan pada media publikasi resmi instansi.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Syamsul Bahri, menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting untuk membantu pemerintah dalam melakukan evaluasi serta perbaikan layanan secara berkelanjutan.
“Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan. Melalui survei ini, kami ingin mengetahui secara langsung penilaian dan masukan dari masyarakat terkait pelayanan yang telah kami berikan,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Menurutnya, Survei Kepuasan Masyarakat merupakan salah satu instrumen penting dalam mengukur kinerja pelayanan publik. Hasil survei nantinya akan menjadi dasar evaluasi serta bahan perbaikan program dan pelayanan di lingkungan DISPORA Kota Makassar.
Ia menegaskan, survei ini terbuka bagi seluruh masyarakat yang pernah menerima layanan dari DISPORA, baik dalam bidang pembinaan kepemudaan, pengembangan olahraga, pengelolaan sarana dan prasarana olahraga, maupun layanan administrasi lainnya.
“Dengan mengisi survei ini, masyarakat turut berkontribusi dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
DISPORA Kota Makassar juga mengimbau masyarakat untuk meluangkan waktu beberapa menit guna mengisi survei tersebut. Proses pengisian diklaim sederhana dan tidak memerlukan waktu lama.
Melalui pelaksanaan SKM ini, DISPORA berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di bidang kepemudaan dan olahraga di Kota Makassar. Masukan dan saran yang diberikan masyarakat akan menjadi semangat perubahan menuju pelayanan yang lebih optimal.
Pihaknya berharap tingkat partisipasi masyarakat dalam survei ini dapat meningkat sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi pelayanan secara objektif dan menyeluruh.
(Red)



