Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Nobar Film Uang Passolo, Tegaskan Dukungan Penuh untuk Sineas Lokal
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Nobar Film Uang Passolo, Tegaskan Dukungan Penuh untuk Sineas Lokal

    Kabartujuhsatu
    Kamis, 15 Januari 2026, Januari 15, 2026 WIB Last Updated 2026-01-16T07:26:48Z
    masukkan script iklan disini


    Makassar, Kabartujuhsatu.news,– Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung perkembangan seni dan budaya lokal. Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadirannya pada kegiatan nonton bareng (nobar) film Uang Passolo yang digelar di Mall Ratu Indah (MaRI), Jalan Ratulangi, Makassar, Jumat (16/1/2026).


    Kehadiran Aliyah Mustika Ilham yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Makassar menjadi bentuk dukungan nyata terhadap karya anak bangsa, khususnya film yang diproduksi oleh sineas lokal Makassar dan kini telah menembus pasar nasional.


    Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan film Uang Passolo yang mampu tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia dan mendapat respons positif dari masyarakat luas. Menurutnya, capaian ini membuktikan bahwa kualitas sumber daya manusia di bidang seni dan perfilman di Makassar tidak kalah bersaing dengan daerah lain.


    “Atas nama Pemerintah Kota Makassar, BKMT Kota Makassar, Yayasan Mustika Amaliah, serta atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas hadirnya film Uang Passolo. Film ini menjadi bukti bahwa bibit, talenta, dan kreativitas anak-anak Makassar mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Aliyah.


    Ia juga menilai film Uang Passolo bukan sekadar hiburan, tetapi memiliki nilai strategis sebagai media promosi budaya lokal. Pengangkatan cerita, karakter, serta nuansa budaya daerah dinilai mampu memperkaya khazanah perfilman nasional sekaligus memperkenalkan identitas Makassar kepada masyarakat luas.


    Menurut Aliyah Mustika Ilham, keberanian sineas lokal mengangkat nilai-nilai budaya daerah merupakan langkah penting untuk menjaga keberagaman budaya Indonesia. Ia berharap semakin banyak karya film yang berangkat dari kearifan lokal namun dikemas secara profesional dan modern.


    Dalam pesannya kepada para pelaku seni, Aliyah juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kreativitas dan nilai moral. Ia mengingatkan agar setiap karya seni tetap memperhatikan norma sosial serta nilai-nilai agama yang sesuai dengan aqidah, sehingga film yang dihasilkan tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan pesan positif dan edukatif bagi masyarakat.


    “Silakan berkarya, berinovasi, dan berkreasi seluas-luasnya, namun tetap berpijak pada nilai-nilai moral dan agama. Dengan begitu, karya yang dihasilkan dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi generasi muda,” tambahnya.


    Lebih lanjut, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan harapan agar ke depan semakin banyak film karya anak Makassar yang mampu menembus panggung nasional bahkan internasional. 


    Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar akan terus membuka ruang kolaborasi dan memberikan dukungan terhadap kegiatan seni dan budaya yang bersifat positif, kreatif, dan membangun.


    Kegiatan nonton bareng film Uang Passolo tersebut turut dihadiri oleh pengurus BKMT kecamatan se-Kota Makassar, pengurus Yayasan Mustika Amaliah, serta para pemeran dan kru film. Suasana acara berlangsung hangat dan penuh antusiasme, mencerminkan kebanggaan bersama terhadap pencapaian sineas lokal Makassar.


    Hingga hari ketujuh penayangan, film Uang Passolo telah berhasil menarik lebih dari 100 ribu penonton di seluruh Indonesia. Capaian ini menjadi indikator kuat tingginya animo masyarakat terhadap film karya anak Makassar. Jumlah penonton diperkirakan akan terus bertambah seiring meluasnya jaringan penayangan serta meningkatnya rekomendasi dari mulut ke mulut.


    Aliyah Mustika Ilham menilai pencapaian tersebut sebagai prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi bukti bahwa karya lokal yang mengangkat kekuatan cerita budaya dan nilai sosial mampu diterima secara luas oleh masyarakat Indonesia.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini