Medan, Kabartujuhsatu.news, Upaya tegas Polrestabes Medan dalam memberantas peredaran narkoba di Kota Medan kembali mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat.
Kali ini, apresiasi datang dari Ketua Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan, Dedi Harvisyahari, yang menilai langkah aparat kepolisian sebagai bentuk nyata keberpihakan negara terhadap keselamatan dan masa depan masyarakat.
Menurut Dedi, langkah Kapolrestabes Medan beserta jajarannya yang secara konsisten menghancurkan barak-barak narkoba serta memutus mata rantai aktivitas ilegal di kawasan Jermal 15 merupakan sebuah terobosan besar yang patut diapresiasi setinggi-tingginya.
Ia menilai, tindakan tersebut bukan hanya penegakan hukum semata, melainkan juga pesan kuat bahwa Medan tidak boleh menjadi surga bagi jaringan narkotika.
“Kami dari Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolrestabes Medan dan seluruh jajaran. Apa yang telah dilakukan di Jermal 15 adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk melindungi rakyatnya dari ancaman narkoba,” ujar Dedi, Rabu (7/1).
Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa keberadaan bandar narkoba di kawasan tersebut telah lama menjadi sumber keresahan masyarakat. Tidak hanya merusak generasi muda, peredaran narkoba juga berdampak langsung terhadap stabilitas sosial, keamanan lingkungan, hingga perekonomian rakyat kecil, termasuk para pedagang pasar tradisional.
Ia menilai, penghancuran barak narkoba harus diikuti dengan langkah lanjutan yang lebih strategis, yakni penangkapan dan penindakan tegas terhadap para bandar besar yang selama ini menjadi aktor utama di balik peredaran narkotika di Jermal 15.
“Kami berharap Kapolrestabes Medan tidak berhenti sampai di situ. Bandar narkoba harus ditangkap dan diproses hukum seberat-beratnya. Mereka adalah perusak tatanan kehidupan masyarakat dan ancaman nyata bagi masa depan Kota Medan,” tegasnya.
Dedi juga menyampaikan bahwa dukungan masyarakat terhadap langkah Polrestabes Medan sangat besar. Banyak warga, khususnya para pedagang pasar tradisional, merasakan langsung dampak positif dari penertiban tersebut, baik dari sisi keamanan maupun kenyamanan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu mendukung aparat kepolisian dengan memberikan informasi serta menjaga lingkungan masing-masing agar tidak kembali menjadi sarang peredaran narkoba.
“Perang melawan narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh polisi. Ini tanggung jawab kita bersama. Namun kami yakin, dengan kepemimpinan Kapolrestabes Medan yang tegas dan berani, Kota Medan bisa bersih dari narkoba,” pungkasnya.
Langkah Polrestabes Medan dalam membumihanguskan aktivitas narkoba di Jermal 15 dinilai sebagai momentum penting untuk membangun kembali rasa aman, kepercayaan publik, serta harapan akan masa depan kota yang lebih sehat dan berdaya saing. (Tim)



