Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Forum Komunikasi Jurnalis (FKJ) Soppeng tidak hanya berfungsi sebagai wadah untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan jurnalistik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran organisasi yang intens bagi seluruh anggotanya.
Hal tersebut ditegaskan kembali oleh Koordinator Presidium FKJ Soppeng Andi Agus PH Rauf, SE usai pertemuan internal yang digelar di salah satu warkop dibilangan kota Watansoppeng, Senin (5/1/2025).
Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa FKJ diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi para jurnalis, tempat lahirnya kader-kader yang tidak hanya piawai dalam menulis dan menyajikan berita, tetapi juga matang dalam berorganisasi dan kepemimpinan.
“FKJ selain sebagai wadah untuk memperkuat pemahaman jurnalistik, juga adalah kawah candradimuka untuk membuat anggotanya piawai dalam berorganisasi,” ujar Agus yang juga salah satu pendiri Sanggar Merah Putih di Soppeng di hadapan para anggota.
Ia menjelaskan, salah satu langkah konkret yang diterapkan FKJ adalah dengan memberikan kesempatan yang merata kepada setiap anggota untuk terlibat langsung dalam kepanitiaan kegiatan. Bahkan, jabatan Ketua Panitia sengaja dibuat bergiliran agar semua anggota merasakan pengalaman memimpin.
“Makanya saya sampaikan tadi di pertemuan, teman-teman harus bergiliran menjadi Ketua Panitia. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi proses untuk menempa kita semua agar siap menjadi leader,” lanjutnya.
Menurutnya, kemampuan memimpin tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses, pengalaman, dan keberanian untuk mengambil tanggung jawab.
FKJ ingin memastikan setiap anggotanya memiliki bekal tersebut, baik untuk kepentingan organisasi maupun untuk kehidupan profesional di masa depan.
Sebagai perbandingan, Koordinator Presidium FKJ Soppeng juga menyinggung keberhasilan Sanggar Merah Putih Soppeng dalam melahirkan kader-kader potensial yang kini dikenal luas di masyarakat.
“Saya mengambil contoh di Sanggar Merah Putih Soppeng yang berhasil memunculkan kadernya ke permukaan. Ada Ade Irawan, Bogel, A. Riry, dan banyak lagi yang lain,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan Sanggar Merah Putih tersebut tidak terlepas dari pola pembinaan yang konsisten, pemberian ruang berekspresi, serta kepercayaan kepada kader untuk tampil dan memimpin. Pola serupa inilah yang ingin diterapkan dan diperkuat di tubuh FKJ Soppeng.
Ia berharap, ke depan FKJ dapat melahirkan jurnalis-jurnalis yang tidak hanya kritis dan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan berorganisasi yang baik.
“Dengan begitu, FKJ bukan hanya melahirkan jurnalis hebat, tetapi juga calon-calon pemimpin yang mampu memberi kontribusi positif bagi daerah,” tutupnya.
(Red)



