Pinrang, Kabartujuhsatu.news, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pinrang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-7 yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, Sabtu (10/1).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran ulama sebagai mitra pemerintah daerah dalam pembinaan umat dan pembangunan sektor keagamaan di Kabupaten Pinrang.
Musda ke-7 MUI Pinrang dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta pengurus MUI dari berbagai kecamatan.
Forum ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga sarana merumuskan langkah-langkah strategis MUI dalam merespons dinamika sosial dan keagamaan yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan MUI memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung visi Pemerintah Kabupaten Pinrang untuk membentuk masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
Menurutnya, ulama memiliki posisi strategis sebagai pembimbing umat, khususnya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah perubahan sosial yang semakin dinamis. Oleh karena itu, sinergi antara ulama dan pemerintah (umara) menjadi sebuah keniscayaan yang harus terus diperkuat.
“Jika ulama dan pemerintah berjalan seiring, maka umat akan ikut bersatu. Sinergi ini menjadi fondasi kuat dalam menciptakan masyarakat yang religius, rukun, dan berkontribusi positif dalam pembangunan daerah,” ungkap Wabup Sudirman.
Ia juga menambahkan bahwa MUI merupakan wadah yang tepat untuk menghimpun peran ulama dalam satu visi pembinaan umat, terlebih Kabupaten Pinrang mayoritas penduduknya beragama Islam.
Keputusan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam Musda ini diharapkan mampu memperkuat peran MUI sebagai pengayom umat.
Dalam Musda ke-7 ini, KH. Masse Laibu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua MUI Kabupaten Pinrang.
Sebelumnya, KH. Masse Laibu menjabat sebagai Pelaksana Tugas Ketua MUI Pinrang, mengisi kekosongan kepemimpinan setelah wafatnya KH. Abd. Salam Latarebbi beberapa waktu lalu.
Pemilihan secara aklamasi mencerminkan soliditas serta kepercayaan penuh para peserta Musda terhadap kepemimpinan KH. Masse Laibu untuk menakhodai MUI Pinrang ke depan.
Dalam sambutannya sebagai Ketua MUI Pinrang terpilih, KH. Masse Laibu menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat peran MUI sebagai penjaga nilai-nilai keislaman serta pembina umat melalui program kerja yang akan disusun bersama seluruh pengurus.
Ia berharap, keberadaan MUI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam membentuk umat yang berakhlak mulia, moderat, serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.
“Peran MUI adalah memastikan umat tetap berada pada jalan kebaikan sesuai tuntunan Rasulullah SAW, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan umat,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan Musda ke-7 ini, diharapkan sinergi antara ulama dan pemerintah daerah di Kabupaten Pinrang semakin kokoh. Kolaborasi tersebut diyakini mampu mendorong terciptanya masyarakat yang religius, damai, rukun, dan sejahtera, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah berbasis nilai-nilai keagamaan.
Musda ini juga menjadi tonggak penting bagi MUI Pinrang untuk terus beradaptasi dan berperan aktif dalam menjawab tantangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
(Humas)



