Sumatera Utara, Kabartujuhsatu.news, Nama Andar Amin Harahap semakin menguat dalam bursa pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sumut. Jum'at (23/1/2025).
Arus dukungan yang terus mengalir dari daerah menempatkan Andar sebagai figur paling dominan dalam kontestasi internal partai berlambang pohon beringin tersebut.
Hingga perkembangan terbaru, Andar Amin Harahap telah mengantongi dukungan 30 DPD kabupaten/kota dari total 33 DPD yang memiliki hak suara.
Dukungan mayoritas mutlak ini menjadi sinyal kuat bahwa peta politik internal Golkar Sumut semakin mengerucut pada satu nama.
Konsolidasi yang dilakukan Andar dalam beberapa bulan terakhir dinilai berjalan efektif dan sistematis.
Sejumlah DPD kabupaten/kota yang sebelumnya belum menentukan sikap kini menyatakan dukungan secara terbuka. Bahkan, beberapa figur yang sempat disebut-sebut sebagai bakal calon memilih menarik diri demi menjaga soliditas partai.
Situasi ini membuat dinamika jelang Musda XI Golkar Sumut relatif kondusif. Banyak kader menilai, arah dukungan yang hampir menyeluruh membuka peluang pemilihan secara aklamasi, sebuah tradisi yang kerap ditempuh Golkar ketika mayoritas suara telah menyatu.
Andar Amin Harahap dikenal sebagai kader Golkar yang tumbuh melalui proses panjang, baik di jalur birokrasi pemerintahan maupun organisasi partai.
Ia lahir di Padangsidimpuan, 26 Januari 1982, dan sejak usia muda telah menunjukkan ketertarikan kuat pada dunia pemerintahan dan pelayanan publik.
Pendidikan dasar hingga menengah ditempuh di Kota Padangsidimpuan. Selepas SMA, Andar melanjutkan pendidikan ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)—yang saat itu masih bernama STPDN—dan meraih gelar Sarjana Sains Terapan Pemerintahan (S.S.T.P.) pada tahun 2005.
Tak berhenti di jenjang sarjana, Andar kembali menempuh pendidikan lanjutan di IPDN dan menyelesaikan Magister Administrasi Publik pada tahun 2008.
Latar belakang kepamongprajaan ini membentuk gaya kepemimpinannya yang dikenal rapi, sistematis, dan berbasis tata kelola pemerintahan.
Karier publik Andar mulai menanjak saat ia terpilih sebagai Wali Kota Padangsidimpuan periode 2013–2018. Di usia relatif muda, ia menjadi salah satu kepala daerah termuda di Sumatera Utara kala itu.
Kepemimpinannya di kota kelahirannya dinilai memberikan fondasi kuat bagi perjalanan politik berikutnya.
Usai menjabat wali kota, Andar kembali mendapat kepercayaan publik melalui Pilkada sebagai Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) periode 2018–2023.
Pengalaman memimpin dua daerah berbeda memperkaya pemahamannya terhadap dinamika pemerintahan daerah, khususnya di wilayah Tapanuli Bagian Selatan.
Kiprah Nasional di DPR RI
Langkah politik Andar berlanjut ke tingkat nasional. Pada Pemilu 2024, ia terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Sumatera Utara.
Di Senayan, Andar duduk di Komisi II DPR RI, komisi strategis yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, pemilu, dan reformasi birokrasi.
Posisi ini dinilai semakin menguatkan relevansi Andar untuk memimpin Golkar Sumut, mengingat sinergi antara kebijakan pusat dan kepentingan daerah menjadi kebutuhan utama partai ke depan.
Di internal Partai Golkar, Andar bukan figur baru. Ia menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Padang Lawas Utara, posisi yang memberinya ruang luas untuk membina kader, memperkuat struktur partai, dan menjaga soliditas organisasi di tingkat akar rumput.
Konsistensinya membangun mesin partai di daerah menjadi salah satu faktor utama derasnya dukungan dari DPD kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Banyak kader menilai Andar sebagai sosok yang memahami kebutuhan daerah sekaligus memiliki akses dan komunikasi yang baik di tingkat pusat.
Dalam berbagai pernyataan, Andar menegaskan bahwa pencalonannya sebagai Ketua Golkar Sumut bukan semata ambisi pribadi, melainkan bentuk pengabdian sebagai kader.
Ia menekankan pentingnya konsolidasi pasca-Pemilu dan Pilkada, serta penguatan struktur partai hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Menurut Andar, Golkar Sumut membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjembatani kepentingan daerah dengan kebijakan nasional, sekaligus menjaga tradisi Golkar sebagai partai terbuka dan demokratis.
Dengan dukungan 30 dari 33 DPD kabupaten/kota, Andar Amin Harahap berada pada posisi sangat unggul menjelang Musda XI Golkar Sumut.
Minimnya resistensi internal dan menguatnya arus dukungan membuat banyak pihak memprediksi proses pemilihan akan berjalan lancar dan berorientasi pada persatuan.
Jika terpilih, Andar diproyeksikan menjadi figur sentral dalam menata ulang kekuatan Partai Golkar Sumatera Utara untuk lima tahun ke depan.
Modal pengalaman sebagai kepala daerah dua periode, anggota DPR RI, serta basis dukungan struktural yang hampir menyeluruh menjadikannya salah satu kader paling komplet yang dimiliki Golkar Sumut saat ini.
(RZ)




