Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Ribuan masyarakat memadati Lapangan Lade' Welonge, Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, dalam peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M tingkat Kecamatan Marioriawa, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Rasulullah SAW untuk Mewujudkan Masyarakat yang Rahmatan Lil Alamin” tersebut diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai desa dan kelurahan di Kecamatan Marioriawa.
Maulid Akbar ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merefleksikan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam membangun kebersamaan, kepedulian dan keharmonisan.
Camat Marioriawa, A. Massalangka Raya, S.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, pemerintah desa dan kelurahan serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Soppeng atas dukungan Pemerintah Kabupaten Soppeng, termasuk fasilitasi publikasi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika serta dukungan perlengkapan kegiatan.
Menurutnya, peringatan Maulid bukan sekadar agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan masyarakat Kecamatan Marioriawa.
Sementara itu, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk terus meneladani akhlak Rasulullah.
Bupati menekankan pentingnya membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, saling menghormati dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“Yang paling penting dari peringatan Maulid ini adalah bagaimana kita mengambil keteladanan Rasulullah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Bupati.
Ia juga mengajak masyarakat memperkuat ukhuwah, empati dan gotong royong sebagai bagian dari semangat Yassisoppengi dalam membangun Kabupaten Soppeng.
Dalam kesempatan tersebut, Suwardi Haseng juga menyampaikan sejumlah upaya Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Menurutnya, pembangunan tetap didorong melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Sejumlah program yang disebutkan antara lain pembangunan fasilitas CT Scan dan penyimpanan darah di RSUD La Temmamala, peningkatan sejumlah ruas jalan melalui dukungan anggaran pusat dan provinsi, hingga pembangunan Sekolah Rakyat.
Di sektor pertanian, Pemkab Soppeng juga memperoleh dukungan anggaran untuk program optimasi lahan rawa dan nonrawa, termasuk bantuan sarana pendukung pertanian serta program listrik masuk sawah.
Khusus Kecamatan Marioriawa, Bupati menilai wilayah tersebut memiliki potensi lahan pertanian yang dapat terus dikembangkan.
Desa Laringgi dan sejumlah wilayah lainnya, kata dia, memiliki potensi yang dapat mendukung program pemerintah, termasuk peluang pengembangan komoditas bahan baku bioetanol.
Bupati menjelaskan, pemerintah pusat tengah menyiapkan pengembangan bahan baku energi dari sejumlah komoditas pertanian, seperti tebu dan umbi-umbian.
Karena itu, potensi lahan yang belum termanfaatkan di daerah perlu diidentifikasi dan dikelola sesuai ketentuan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Kita membutuhkan dukungan masyarakat, kebersamaan dan semangat gotong royong,” ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam peringatan Maulid Akbar tersebut terus terjaga dan menjadi kekuatan bersama dalam membangun Kabupaten Soppeng yang semakin maju dan berdaya saing.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Soppeng, sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Soppeng, Kapolsek Marioriawa, Kepala KUA Kecamatan Marioriawa, para kepala desa/lurah se-Kecamatan Marioriawa, para kepala sekolah serta masyarakat Kecamatan Marioriawa.
(Red)
