Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Suasana berbeda terlihat di Desa Ganra, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Jumat malam (24/4/2026). Ratusan warga dari berbagai dusun memadati lokasi kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana banjir yang digelar Pemerintah Desa Ganra.
Kegiatan yang berlangsung di halaman rumah kepala Desa ini berlangsung meriah dengan antusiasme warga yang disebut-sebut di luar perkiraan panitia.
Desa Ganra sendiri diketahui menjadi salah satu wilayah yang kerap terdampak banjir saat musim hujan tiba. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Desa Ganra untuk bergerak cepat dengan menggelar sosialisasi khusus guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Kepala Desa Ganra, Andi Wahyu Gunawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah Desa dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.
Ia menilai kesiapan warga menjadi faktor penting untuk meminimalisir dampak bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
“Kami ingin masyarakat lebih siap, lebih memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat banjir datang. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga seluruh masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, Pemerintah Desa Ganra menggandeng pihak BPBD Kabupaten Soppeng dengan menghadirkan narasumber Akbar Sirajid.
Kehadiran BPBD dinilai sangat penting untuk memberikan pemahaman teknis terkait penanganan awal bencana, evakuasi warga, hingga mitigasi risiko di wilayah rawan banjir.
Menariknya, kegiatan ini juga merupakan kolaborasi bersama mahasiswa KKN Universitas Lamappapoleonro yang turut membantu pelaksanaan acara.
Kehadiran mahasiswa KKN memberikan warna tersendiri, mulai dari membantu koordinasi warga, dokumentasi kegiatan, hingga mendukung jalannya sosialisasi agar lebih interaktif.
Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan dimulai. Warga dari Dusun Bakke dan Dusun Ganra tampak memadati lokasi, bahkan sebagian harus berdiri karena keterbatasan tempat duduk. Situasi ini menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap ancaman banjir yang selama ini kerap terjadi.
Dalam pemaparannya, Akbar Sirajid menjelaskan sejumlah langkah penting yang harus dilakukan masyarakat saat menghadapi banjir. Mulai dari mengenali tanda-tanda awal, menyiapkan jalur evakuasi, hingga pentingnya kerja sama antar warga dalam situasi darurat.
Ia juga mengapresiasi semangat warga Desa Ganra yang hadir dalam jumlah besar. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi indikator penting keberhasilan program mitigasi bencana di tingkat Desa.
“Saya sangat mengapresiasi kehadiran masyarakat malam ini. Ini menunjukkan bahwa warga Desa Ganra memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan bersama,” ungkapnya.
Selain itu, ia berharap sosialisasi seperti ini tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, namun dapat dilanjutkan dengan pembentukan tim siaga bencana di tingkat dusun. Dengan begitu, koordinasi saat terjadi banjir dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Sementara itu, Kepala Desa Ganra juga menyampaikan apresiasi kepada pihak BPBD Kabupaten Soppeng atas dukungan dan kesediaannya menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap sinergi antara pemerintah Desa dan BPBD dapat terus terjalin untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada BPBD yang telah hadir memberikan edukasi langsung kepada warga. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” ujarnya.
Pemerintah Desa Ganra berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat lebih memahami langkah-langkah penanggulangan bencana serta meningkatkan solidaritas antarwarga.
Dengan kesiapan yang lebih baik, dampak banjir diharapkan dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat dapat terjaga.
Kegiatan sosialisasi ini pun berlangsung hingga malam hari dengan diskusi interaktif antara warga dan narasumber.
Warga tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar kondisi wilayah mereka serta langkah-langkah yang harus dilakukan saat banjir melanda.
Dengan tingginya antusiasme warga, kegiatan ini disebut-sebut menjadi salah satu sosialisasi bencana paling ramai yang pernah digelar di Desa Ganra.
Pemerintah Desa pun berkomitmen akan terus mengadakan kegiatan serupa guna memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana alam.
(Red)






