Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Al Anbiya Cup I 2026 kembali jadi pusat perhatian pecinta sepak bola usia muda di Sulawesi Selatan. Memasuki hari ketiga babak penyisihan, atmosfer kompetisi di Kabupaten Soppeng diprediksi akan benar-benar memanas, seru dan penuh kejutan!
Sorak penonton, teriakan suporter, hingga tensi pertandingan yang makin tinggi membuat turnamen ini bukan sekadar ajang biasa, tapi sudah berubah menjadi panggung pembuktian generasi muda sepak bola masa depan.
Seluruh pertandingan digelar di venue kebanggaan warga, yaitu Lapangan Petta Langkanang'e Sewo, yang terletak di wilayah Kelurahan Bila Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.
Seperti dua hari terakhir kompetisi ini dimulai sejak siang, lapangan sudah dipadati orang tua pemain, warga lokal, hingga pencinta sepak bola yang ingin menyaksikan langsung aksi-aksi tajam para pemain U-14.
Dari jadwal yang diterima dari panitia pelaksana pada Sabtu (18/4), Hari Minggu besok, 19 April 2026, menjadi salah satu hari paling ditunggu karena ada tiga laga panas di babak penyisihan:
Match 1 (15.30 – 16.05), PELIPA JR vs MASEMPO GIFT FC.
Pertandingan pembuka ini bakal menyajikan tempo cepat sejak menit awal. Kedua tim ini diprediksi tampil ngotot demi tiket lolos ke fase berikutnya.
Match 2 (16.05 – 16.40), ALAM PUTRA vs HARAPAN MUDA YELLOW.
Laga ini disebut-sebut sebagai duel strategi. Harapan Muda Yellow datang dengan motivasi tinggi, sementara Alam Putra tak mau kalah di kandang turnamen.
Match 3 (16.40 – 17.15), AL ANBIYA JUNIOR vs GASPAG JR.
Nah ini yang paling ditunggu! Tuan rumah Al Anbiya Junior bakal tampil dengan tekanan besar dari publik sendiri.
Sementara GASPAG JR juga datang sebagai “kuda hitam” yang siap bikin kejutan.
Ajang ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi juga pembinaan bakat muda.
Banyak pengamat lokal menyebut turnamen ini sebagai salah satu wadah paling potensial untuk melahirkan pemain masa depan sepak bola Sulawesi Selatan.
Semangat kompetitif, sportivitas, dan dukungan masyarakat membuat suasana turnamen terasa seperti kompetisi profesional mini.
Sejak pagi selama turnamen, area sekitar lapangan sudah ramai. Penjual makanan, suporter dengan atribut tim, hingga anak-anak yang ikut berlatih kecil-kecilan di pinggir lapangan sebelum pelaksanaan pertandingan menambah hidup suasana.
Turnamen ini benar-benar berubah menjadi festival sepak bola rakyat di jantung Soppeng.
Dengan jadwal padat, tensi tinggi, dan dukungan penuh masyarakat, hari ketiga Al Anbiya Cup I 2026 ini akan menjadi salah satu momen paling seru dalam rangkaian turnamen.
Satu hal yang pasti, di Soppeng, sepak bola bukan sekadar pertandingan, tapi gengsi, harapan, dan masa depan!
(Red)







