Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Turnamen Mini Soccer Al Anbiya Cup 1 2026 resmi langsung “meledak” sejak pertandingan perdana kategori U-10 dimulai di lapangan Petta Langkanangnge Sewo Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Jumat (17/4/2026).
Tanpa menunggu seremoni pembukaan, laga pembuka langsung mempertemukan Sewo Junior A vs SDN 17 Bila U-10, yang sejak awal pertandingan sudah berlangsung dengan tempo cepat dan penuh tensi.
Pertandingan yang digelar lebih awal dari acara pembukaan resmi ini justru menjadi sorotan utama karena atmosfernya yang hidup, antusiasme penonton, serta permainan anak-anak yang tampil penuh semangat layaknya laga final.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung menunjukkan permainan menyerang. SDN 17 Bila tampil agresif dengan pressing tinggi, sementara Sewo Junior A mencoba membangun serangan dari lini tengah dengan umpan-umpan pendek cepat.
Tidak butuh waktu lama, gol pertama tercipta dan membuat suasana lapangan langsung bergemuruh. Namun, Sewo Junior A tidak tinggal diam dan berhasil membalas hingga pertandingan berubah menjadi duel terbuka yang membuat penonton sulit berkedip.
Hingga babak kedua berlangsung, skor sementara tercatat 2–1 untuk keunggulan Sewo Junior A, sebuah hasil yang membuat pertandingan semakin panas menjelang menit-menit akhir dan menambah kedudukan menjadi 3:1 di akhir babak kedua.
Meski berlabel turnamen usia dini, panitia menegaskan bahwa Al Anbiya Cup 1 2026 kategori U-10 ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajang silaturahmi antar sekolah dan akademi sepak bola usia dini di Soppeng.
Dalam turnamen ini terdapat 4 tim U-10 yang ikut bersaing, yaitu:
SDN 17 Bila
Sewo Junior A
Ar Raihan
Sewo Junior B.
Setiap tim terdiri dari 8 pemain, dengan format pertandingan 2 x 10 menit, yang membuat setiap detik permainan menjadi sangat berharga.
Meski suasana kekeluargaan dijaga, intensitas pertandingan tetap tinggi karena semua tim ingin menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Selain kategori U-10, turnamen ini juga menjadi lebih besar dengan hadirnya kategori U-14 yang diikuti oleh 16 tim peserta.
Kategori ini diprediksi akan menjadi ajang paling kompetitif karena melibatkan lebih banyak klub dan sekolah sepak bola dari berbagai daerah.
Panitia menyebutkan bahwa seluruh kategori tetap akan mendapatkan dukungan hadiah dari sponsor, sehingga motivasi peserta semakin tinggi.
Pertandingan perdana ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan unsur keamanan setempat, di antaranya, Ketua Harian KONI Soppeng Andi Harta Sanjaya,Kapolsek Lalabata, AKP Asep Sibli, Babinsa Koramil Lalabata
Manager Sewo Junior, Amrayadi Arafah, Perwakilan pihak Al Anbiyah, Anto Nugroho.
Kehadiran mereka menambah suasana pertandingan semakin resmi dan tertib, sekaligus menunjukkan dukungan terhadap perkembangan sepak bola usia dini di daerah tersebut.
Menariknya, laga U-10 ini justru digelar lebih awal sebelum acara pembukaan resmi turnamen. Hal ini membuat pertandingan tersebut menjadi “pembuka tidak resmi” yang langsung menyedot perhatian penonton yang hadir lebih awal di lokasi.
Banyak penonton yang menyebut laga ini sebagai “mini final dadakan” karena intensitas permainan yang tidak kalah dari pertandingan utama.
Hingga berita ini diturunkan, pertandingan masih berjalan di babak kedua dengan skor sementara Sewo Junior A unggul 3–1 atas SDN 17 Bila. Kedua tim masih berjuang keras untuk mengamankan hasil di laga pembuka ini.
Suasana di pinggir lapangan semakin tegang, dengan sorakan dukungan dari para orang tua dan pendukung masing-masing tim.
Dengan panasnya laga pembuka ini, Al Anbiyah Cup 1 2026 diprediksi akan menjadi turnamen yang penuh kejutan, baik di kategori U-10 maupun U-14..
Jika pertandingan pertama saja sudah seintens ini, maka publik Soppeng tampaknya akan disuguhi banyak pertandingan seru di hari-hari berikutnya.
(Red)







