Rapat Pembahasan Preservasi Jalan Multi Years Contrak Paket 6 Digelar di Kantor Gubernur Sulsel -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daftar Blog Saya

    Rapat Pembahasan Preservasi Jalan Multi Years Contrak Paket 6 Digelar di Kantor Gubernur Sulsel

    Kabartujuhsatu
    Jumat, 13 Maret 2026, Maret 13, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T07:48:40Z
    masukkan script iklan disini


    Makassar, Sulawesi Selatan, Kabartujuhsatu.news, Rapat pembahasan Preservasi Jalan Multi Years Contrak (MYC) Paket 6 resmi digelar pada Kamis, 12 Maret 2026 di Ruang Rapat Toraja Room, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.


    Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, termasuk Kepala Dinas Ir. H. Andi Ihsan, S.T., M.M, Kepala Bidang Jalan, Kepala Seksi Preservasi Jalan, Staf Khusus Gubernur Sulsel, Inspektorat Sulsel, serta Biro Barang dan Jasa Provinsi Sulawesi Selatan.


    Rapat ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program preservasi jalan di Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya dalam Paket 6 yang mencakup jaringan jalan strategis di berbagai kabupaten dan kota.


    “Pembahasan hari ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memastikan setiap tahapan proyek mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dapat berjalan sesuai standar dan tepat waktu,” ujar Ir. H. Andi Ihsan, S.T., M.M.


    Program Preservasi Jalan Multi Years Contrak Paket 6 mencakup 20 ruas jalan strategis dengan total panjang 157,49 kilometer, yang tersebar di 9 kabupaten/kota, yaitu Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Jeneponto, Bantaeng, Pinrang, Maros, Palopo, dan Makassar.


    Paket pekerjaan konstruksi ini merupakan bagian dari program pemerintah provinsi melalui Multi Years Contract (MYC) yang dibiayai dari APBD Tahun Anggaran 2026 dan 2027.


    Paket ini dirancang untuk menjaga dan meningkatkan kemantapan jaringan jalan provinsi pada sejumlah koridor strategis yang menghubungkan wilayah utara, tengah, selatan, hingga kawasan metropolitan Sulawesi Selatan.


    Menurut Ir. H. Andi Ihsan, preservasi jalan Paket 6 merupakan wujud komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga kemantapan jalan secara merata di seluruh wilayah.


    Program ini diharapkan dapat menjamin fungsi jalan tetap optimal, mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, dan memfasilitasi mobilitas masyarakat.


    Ruas-ruas yang ditangani dalam paket ini mencakup jalur penghubung antarwilayah pegunungan Toraja, kawasan pesisir selatan, hingga akses utama perkotaan dan penyangga metropolitan Mamminasata.


    Secara keseluruhan, lingkup kegiatan Paket 6 meliputi:


    Pekerjaan persiapan, termasuk survey dan pengumpulan data teknis.


    Penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebagai acuan teknis konstruksi.


    Pelaksanaan konstruksi fisik dengan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) untuk memastikan standar keselamatan terpenuhi.


    Pemeliharaan pascakonstruksi, termasuk rekonstruksi jalan, pekerjaan berkala, dan pemeliharaan rutin untuk memastikan fungsi layanan jalan tetap optimal dalam jangka panjang.


    “Kami berharap seluruh kegiatan ini dapat berjalan lancar sehingga jalan yang menjadi urat nadi ekonomi dan transportasi masyarakat Sulawesi Selatan tetap berfungsi baik dan aman untuk dilalui,” tambah Ir. H. Andi Ihsan.


    Paket 6 MYC ini juga diharapkan dapat menjadi model pengelolaan jalan provinsi yang terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan infrastruktur dan konektivitas wilayah.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini