Makassar, Kabartujuhsatu.news, Rencana pembangunan Stadion Untia di Kota Makassar semakin menunjukkan titik terang.
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk menghadirkan stadion berstandar internasional yang tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga kuat dari sisi tata kelola, manajemen, dan keberlanjutan jangka panjang.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Jakarta International Stadium (JIS) bersama tim teknis Pemerintah Kota Makassar.
Kunjungan itu bertujuan untuk mempelajari langsung sistem pengelolaan stadion modern yang telah diterapkan di JIS, mulai dari aspek operasional hingga pemanfaatan stadion secara optimal sepanjang tahun.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Makassar. Pembangunan Stadion Untia kami mulai dari tata kelola yang baik,” ujar Munafri Arifuddin, seperti terpantau dalam sebuah video yang diterima redaksi, Rabu (4/2/2025).
Menurut Munafri, pembangunan stadion tidak bisa hanya berfokus pada konstruksi fisik semata.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan pasca-pembangunan justru menjadi faktor penentu keberhasilan stadion sebagai aset publik jangka panjang.
“Kami datang ke JIS bukan hanya melihat bangunannya, tetapi mempelajari sistem pengelolaan, perawatan, keamanan, hingga bagaimana stadion bisa produktif dan memberi manfaat ekonomi sepanjang tahun,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri mengungkapkan bahwa pembangunan Stadion Untia kini telah memasuki tahap penting, yakni lelang Manajemen Konstruksi (MK) yang tengah berproses melalui LPSE.
Tahapan ini menjadi fondasi awal agar pembangunan berjalan sesuai standar, terukur, dan profesional.
Tak hanya itu, Pemkot Makassar juga memastikan kesiapan lahan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi persoalan hukum di masa depan. Lahan Stadion Untia seluas kurang lebih 23 hektare telah tersertifikasi secara resmi.
“Kami sengaja memulai dari sertifikasi lahan terlebih dahulu agar tidak menjadi masalah di kemudian hari. Ini penting supaya pembangunan berjalan aman dan berkelanjutan,” tegas Munafri.
Stadion Untia direncanakan tidak hanya menjadi tempat pertandingan olahraga, tetapi juga pusat kegiatan masyarakat, event nasional dan internasional, hingga penggerak ekonomi kawasan sekitar.
Dengan perencanaan teknis yang matang, termasuk sistem maintenance dan pengelolaan profesional, stadion ini diharapkan mampu menjadi ikon baru Kota Makassar.
“Dengan perencanaan teknis yang detail hingga sistem perawatan yang jelas, kami ingin memastikan Stadion Untia dibangun secara modern, profesional, dan benar-benar bermanfaat bagi warga Makassar,” tambahnya.
Pemerintah Kota Makassar menaruh harapan besar agar Stadion Untia kelak dapat menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan, sekaligus simbol kemajuan kota dalam menghadirkan fasilitas publik berstandar internasional yang dikelola secara transparan dan berkelanjutan.
Dengan langkah awal yang fokus pada tata kelola, perencanaan, dan legalitas, pembangunan Stadion Untia diyakini akan berjalan lebih terarah dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi Kota Makassar.
(Red)









