Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Memasuki hari ke-7 Ramadan 1447 Hijriah atau bertepatan dengan tahun 2026, Anggota DPRD Kabupaten Soppeng dari Partai NasDem, Andi Mahfud, menggelar bincang santai bersama sejumlah sahabat dan insan pers di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Rabu (25/2/2026).
Legislator yang akrab disapa Pung Fuli tersebut dikenal sebagai anggota DPRD tiga periode dari daerah pemilihan (dapil) Marioriwawo. Dengan basis massa yang kuat, pemilik suara 2500 saat pileg ini dinilai sebagai salah satu figur politik yang memiliki kedekatan dengan masyarakat lintas golongan.
Dalam suasana Ramadan yang penuh kehangatan, pertemuan tersebut berlangsung dalam nuansa kekeluargaan dan diskusi terbuka.
Hadir dalam kesempatan itu sejumlah tokoh lokal, di antaranya pengusaha senior Andi Ishak, jurnalis Andi Irfan, serta H. Sahrir, pengusaha asal Batu-batu, Marioriawa.
Turut hadir pula Mahmud Cambang, Ketua LSM Sidik yang selama ini dikenal aktif dalam bidang pengawasan dan pemantauan kebijakan publik.
Dalam perbincangan yang berlangsung santai namun substantif tersebut, berbagai isu strategis menjadi topik pembahasan. Mulai dari fungsi legislasi, fungsi pengawasan, hingga fungsi penganggaran yang menjadi tugas utama DPRD sebagai representasi rakyat di daerah.
Ayah 7 orang anak dan pensiunan ASN 2013 ini menegaskan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi dan pandangan dari berbagai elemen masyarakat.
“Ramadan bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat,” ujarnya dalam diskusi tersebut.
Ia menambahkan, sinergi antara legislatif, pelaku usaha, jurnalis, dan lembaga swadaya masyarakat sangat penting untuk memastikan pembangunan daerah berjalan transparan, efektif, dan tepat sasaran.
Kehadiran Mahmud Cambang sebagai Ketua LSM Sidik turut memperkaya diskusi, khususnya terkait pentingnya pengawasan terhadap kebijakan dan penggunaan anggaran daerah.
Diskusi berkembang pada pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi publik dalam proses pembangunan daerah.
Mereka yang hadir sepakat bahwa peran kontrol sosial dari masyarakat dan media menjadi elemen penting dalam sistem demokrasi daerah.
Menurut mereka, komunikasi informal seperti ini justru kerap melahirkan ide-ide konstruktif yang dapat menjadi masukan bagi penyusunan kebijakan publik.
Sebagai legislator tiga periode, Andi Mahfud dinilai memiliki kedekatan dengan berbagai kalangan, mulai dari masyarakat akar rumput, pelaku usaha, hingga aktivis dan media.
Meski memiliki basis massa kuat di dapil Marioriwawo, ia disebut tetap menjaga komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Soppeng.
Bincang santai tersebut pun ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga ruang dialog yang sehat antara wakil rakyat dan masyarakat.
Momentum Ramadan kali ini menjadi simbol bahwa komunikasi politik tidak selalu harus berlangsung dalam forum resmi, melainkan juga dapat dibangun melalui ruang-ruang dialog yang hangat, terbuka, dan penuh kebersamaan.
(Red)




