Makassar, Kabartujuhsatu.news, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar dalam ajang bergengsi tingkat nasional. Rabu (11/2/2026).
Delegasi yang tergabung dalam Alauddin Law Study Center (ALSC) sukses meraih sejumlah penghargaan pada babak penyisihan Kompetisi Peradilan Semu Nasional (National Moot Court Competition/NMCC) Perebutan Piala Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2026.
Kompetisi yang dikenal sebagai salah satu ajang paling prestisius di bidang hukum ini mempertemukan berbagai perguruan tinggi terbaik dari seluruh Indonesia.
Dalam kompetisi tersebut, kemampuan analisis hukum, strategi litigasi, hingga ketangkasan berargumentasi para peserta diuji melalui simulasi persidangan yang ketat dan profesional.
Tim delegasi Jurusan Ilmu Hukum FSH UIN Alauddin berhasil menunjukkan performa luar biasa dengan menyabet sejumlah kategori penghargaan terbaik, di antaranya:
Majelis Hakim Terbaik
Penuntut Umum Terbaik
Saksi/Ahli/Terdakwa Terbaik
Capaian ini menjadi indikator kuat kualitas akademik serta keterampilan praktik peradilan mahasiswa FSH yang mampu bersaing di level nasional.
Penilaian dewan juri yang terdiri dari praktisi hukum dan akademisi senior menempatkan delegasi FSH sebagai salah satu tim paling solid dan kompetitif di babak penyisihan.
Prestasi tersebut tidak diraih secara instan. Tim ALSC menjalani proses seleksi internal yang ketat, riset mendalam terhadap berkas perkara, serta simulasi intensif selama masa persiapan.
Pendekatan strategis dan penguasaan materi hukum acara menjadi kunci keberhasilan mereka dalam menghadapi dinamika persidangan semu.
Keberhasilan delegasi FSH tidak terlepas dari dukungan penuh jajaran pimpinan fakultas. Dekan Fakultas Syariah dan Hukum bersama Wakil Dekan II dan Wakil Dekan III memberikan arahan, fasilitas, serta motivasi yang konsisten selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.
Selain itu, peran dosen pembimbing menjadi faktor krusial dalam membangun strategi dan mental bertanding tim.
Bapak Rahman, S.H., M.H. dan Ibu Hasdiwanti, S.H., M.H. memberikan pendampingan intensif mulai dari penyusunan berkas, teknik penyampaian argumentasi, hingga penguatan analisis hukum yang tajam dan sistematis.
Salah satu perwakilan pimpinan fakultas menyampaikan bahwa capaian ini merupakan kebanggaan besar bagi institusi.
“Ini adalah kado indah bagi fakultas. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berani bermimpi dan membuktikan kemampuan di tingkat nasional,” ujarnya.
Alauddin Law Study Center (ALSC) dikenal sebagai organisasi mahasiswa yang konsisten mengembangkan kemampuan akademik dan praktik hukum.
Melalui berbagai pelatihan, diskusi ilmiah, serta keikutsertaan dalam kompetisi nasional, ALSC menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengasah nalar kritis dan keterampilan litigasi.
Keberhasilan di babak penyisihan NMCC Piala Mahkamah Agung RI 2026 ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi pada tahapan selanjutnya.
Delegasi FSH optimistis dapat terus mempertahankan performa terbaik dan membawa nama baik kampus di kancah nasional.
Dengan capaian ini, FSH UIN Alauddin Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan hukum yang unggul, kompeten, dan siap bersaing di dunia profesional.
(Red)




