Luwu Utara, Kabartujuhsatu.news,– Pemerintah Kabupaten Luwu Utara melakukan mutasi besar-besaran di jajaran pejabat tinggi pratama. Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, resmi melantik 20 pejabat setingkat eselon II pada Rabu (18/2/2026) di Aula Lagaligo, Kantor Bupati, Masamba.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menyelaraskan kompetensi pejabat dengan kebutuhan organisasi melalui hasil uji kompetensi atau job fit yang dilakukan sebelumnya di Makassar.
Dalam sambutannya, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim menekankan bahwa rotasi dan mutasi pejabat merupakan bagian penting dari dinamika pemerintahan daerah.
Menurutnya, langkah ini bukan hanya untuk penyegaran jabatan, tetapi juga memastikan setiap pejabat memiliki kompetensi yang sesuai dengan peran dan tanggung jawabnya.
“Mutasi ini merupakan bagian dari hasil job fit yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Penempatan pejabat dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja dan kompetensi,” ujar Andi Abdullah Rahim.
Rotasi ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik, meningkatkan efisiensi birokrasi, serta mendorong tercapainya program prioritas daerah.
Para pejabat yang dilantik diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru dan bekerja optimal untuk kesejahteraan masyarakat.
Beberapa pejabat yang mengalami rotasi antara lain:
H. Agunawan – dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB menjadi Kepala Pelaksana BPBD.
Baharuddin Nurdin – dari Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah menjadi Asisten I.
Muchtar Jaya – dari Kepala Inspektorat menjadi Staf Ahli.
Drs. Zaenal – dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip menjadi Staf Ahli.
Ary Setiawan – dari Kepala Dinas Sosial menjadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar.
Ednan Yuni Rum – dari Kasat Pol PP menjadi Sekretaris DPRD Luwu Utara.
Muharwan – dari Kepala Dinas PUPR menjadi Kepala Bappeda.
Hakim Bukara – dari Kepala Kesbangpol menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Selain nama-nama di atas, masih ada 12 pejabat lainnya yang turut dilantik, menunjukkan skala besar mutasi di lingkungan Pemkab Luwu Utara.
Bupati Andi Abdullah Rahim menegaskan bahwa mutasi ini tidak hanya soal pergantian nama, tetapi juga menyangkut penguatan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia berharap para pejabat baru dapat menghadirkan inovasi, meningkatkan kinerja OPD, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Luwu Utara.
Selain itu, pelantikan ini juga menjadi momentum bagi pejabat eselon II untuk menunjukkan komitmen dan dedikasi mereka dalam melayani publik, meningkatkan efektivitas program pemerintah, dan memperkuat sinergi antarorganisasi di tingkat kabupaten.
Dengan rotasi pejabat berdasarkan hasil job fit, Pemkab Luwu Utara berupaya mengoptimalkan kapasitas birokrasi.
Penempatan pejabat pada posisi yang sesuai diharapkan dapat mempercepat proses pengambilan keputusan, mempermudah koordinasi antarinstansi, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran.
Bupati Andi Abdullah Rahim menambahkan, “Kami menekankan pentingnya profesionalisme dalam birokrasi.
"Mutasi ini dilakukan untuk memastikan setiap pejabat dapat memberikan kontribusi maksimal dalam pembangunan dan pelayanan publik.”pungkas Bupati Lutra.
(Red)



