Makassar, Kabartujuhsatu.news, Kontingen INKANAS BPI BRIMOB Bone kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah karate Sulawesi Selatan.
Dalam ajang Kejuaraan Karate Piala Bergilir Gubernur Sulsel, Piala Goju ASS Sulsel 2026, dua atlet binaan berhasil meraih medali emas dan perak, menegaskan eksistensi Bone sebagai salah satu daerah penghasil atlet karate berprestasi.
Kejuaraan bergengsi ini berlangsung di GOR Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026, dan diikuti ratusan atlet dari berbagai perguruan serta daerah di Sulawesi Selatan.
Dua atlet yang menjadi sorotan dalam kejuaraan tersebut adalah: Radja Adityawarman, yang sukses meraih Juara 1 Kumite Kadet +70 Kg Putra dan
Muh Gian Algifari, peraih Juara 2 Kumite Pra Pemula -35 Kg Putra.
Radja Adityawarman tampil impresif sejak babak penyisihan hingga final. Atlet muda ini menunjukkan kontrol jarak yang matang, timing serangan presisi, serta ketenangan dalam membaca pola permainan lawan, sehingga mampu mengunci kemenangan dan naik ke podium tertinggi.
Sementara itu, Muh Gian Algifari juga memperlihatkan performa menjanjikan. Meski harus puas dengan medali perak, ia dinilai mengalami peningkatan signifikan dari sisi mental bertanding, disiplin strategi, dan keberanian mengambil inisiatif serangan, khususnya saat menghadapi lawan-lawan berpengalaman.
Pelatih INKANAS BPI BRIMOB Bone, Muldhy Muldiyana, menyampaikan apresiasi atas pencapaian anak asuhnya.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses panjang dan bukan diraih secara instan.
“Prestasi ini adalah buah dari latihan yang disiplin, konsisten, dan terukur. Kami menerapkan program latihan berbasis periodisasi, evaluasi teknik secara detail, serta penguatan mental bertanding. Atlet tidak hanya kami persiapkan untuk menang, tetapi juga membangun karakter juara,” ujarnya ke media ini, Rabu (10/2/2026).
Ia menambahkan bahwa kejuaraan Piala Gubernur Sulsel menjadi tolok ukur penting dalam melihat perkembangan kualitas atlet secara menyeluruh.
“Kejuaraan bergengsi seperti ini adalah ruang uji mental dan kualitas teknik. Kami melihat progres yang sangat baik, terutama dalam kontrol emosi dan penerapan strategi di arena pertandingan. Ini menjadi fondasi kuat untuk target yang lebih tinggi ke depan,” lanjutnya.
Lebih jauh, Muldhy menegaskan bahwa INKANAS BPI BRIMOB Bone tidak berhenti pada pencapaian podium semata.
Fokus utama pembinaan adalah menciptakan sistem berkelanjutan yang mampu melahirkan atlet-atlet berdaya saing tinggi di level regional hingga nasional.
“Target kami bukan hanya medali, tetapi membangun sistem pembinaan jangka panjang. Atlet harus terus berkembang, memperbaiki kekurangan, dan meningkatkan kualitas teknik serta mental. Prestasi hari ini adalah langkah awal menuju level yang lebih besar,” tegasnya.
Keberhasilan meraih medali emas dan perak pada Kejuaraan Piala Bergilir Gubernur Sulsel 2026 semakin memperkuat posisi INKANAS BPI BRIMOB Bone sebagai salah satu perguruan yang konsisten mencetak atlet karate berprestasi di Sulawesi Selatan.
Dengan pembinaan yang sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang, INKANAS BPI BRIMOB Bone optimistis mampu terus melahirkan atlet unggulan yang siap bersaing di ajang kejuaraan yang lebih tinggi, baik tingkat provinsi maupun nasional.
(Red)



