Jakarta, Kabartujuhsatu.news, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 memiliki peran yang sangat strategis dalam memperkuat hubungan dan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Rakornas ini dipandang relevan untuk memastikan keselarasan kebijakan nasional dengan pelaksanaan pembangunan di daerah, khususnya dalam mendukung implementasi program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan mengatakan, Rakornas menjadi forum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan nasional.
Menurutnya, keberhasilan program nasional sangat ditentukan oleh solidnya koordinasi antara pusat dan daerah.
“Rakornas Pusat dan Daerah Tahun 2026 memiliki relevansi dan signifikansi yang kuat dalam memperkuat hubungan pusat dan daerah. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memastikan kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara efektif di daerah,” ujar Benni dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Kemendagri dijadwalkan menggelar Rakornas Pusat dan Daerah Tahun 2026 pada Senin, 2 Februari 2026, bertempat di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan ini akan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah pusat dan daerah, termasuk para kepala daerah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia.
Benni menegaskan, kepala daerah bersama Forkopimda memegang peran sentral dalam memastikan tercapainya target program prioritas Presiden.
Mereka merupakan motor penggerak utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, serta pelaksanaan pembangunan di daerah.
Oleh karena itu, Rakornas menjadi sarana strategis untuk membangun kesamaan pemahaman, memperkuat koordinasi lintas sektor, dan menyinergikan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.
“Kesuksesan pembangunan nasional tidak bisa dilepaskan dari peran aktif pemerintah daerah. Melalui Rakornas ini, diharapkan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama dan bergerak searah dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional,” jelasnya.
Lebih lanjut, Benni mengungkapkan bahwa relevansi Rakornas semakin kuat mengingat tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. RPJMN tersebut mengusung visi besar “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045”, yang menegaskan pentingnya kolaborasi dan kesamaan tekad seluruh elemen bangsa.
Visi tersebut dijabarkan ke dalam Asta Cita yang selanjutnya diterjemahkan ke dalam 17 program prioritas Presiden serta berbagai program hasil terbaik cepat di sejumlah sektor strategis.
Seluruh program tersebut dirancang untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
“Keseluruhan upaya tersebut diformulasikan untuk menjawab permasalahan dan mempercepat pembangunan yang memberikan dampak nyata serta dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutur Benni.
Selain itu, Rakornas Pusat dan Daerah Tahun 2026 juga dinilai signifikan karena melibatkan lintas sektor pemerintahan, termasuk unsur penegak hukum yang tergabung dalam Forkopimda.
Menurut Benni, peran Forkopimda sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan politik, meningkatkan efektivitas penyelesaian berbagai persoalan di daerah, serta mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan umum.
Dengan keterlibatan seluruh unsur tersebut, Rakornas diharapkan tidak hanya menjadi agenda koordinasi rutin, melainkan juga menjadi instrumen strategis untuk menjembatani kebijakan nasional dengan kondisi dan kebutuhan riil di daerah.
“Melalui pendekatan sinergi dan kolaborasi, hubungan pusat dan daerah diharapkan semakin solid, adaptif, dan responsif dalam menjawab tantangan pembangunan nasional,” pungkasnya.
Melalui Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Kemendagri optimistis sinergi antarpemerintah akan semakin kuat dalam mendukung agenda pembangunan nasional menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
(Red)




